Pilpres 2019

Ada Hari Terjepit saat Pemungutan Suara Pilpres 2019, Tantangan KPU Dinilai jadi Lebih Besar

Sesuai jadwal resmi yang dirilis KPU, pemungutan suara untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 akan digelar 17 April 2019 mendatang.

Ada Hari Terjepit saat Pemungutan Suara Pilpres 2019, Tantangan KPU Dinilai jadi Lebih Besar
gadaian
Ilustrasi Tanggal Merah 

TRIBUNKALTIM.CO - Sesuai jadwal resmi yang dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU) pemungutan suara untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 akan digelar 17 April 2019 mendatang.

Seperti Pilpres terdahulu, pemungutan suara Pilpres otomatis menjadi tanggal merah se-Indonesia.

Seperti tahun 2014 lalu, Pemerintah RI dengan Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2014 tertanggal 30 Juni 2014 menetapkan hari pemungutan suara Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014 pada tanggal 9 Juli 2014, sebagai hari libur Nasional.

Penetapan hari libur nasional tersebut didasarkan pada ketentuan Pasal 3 ayat (3) Undang Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, bahwa pemungutan suara dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden dilaksanakan pada hari libur atau hari yang diliburkan.

Namun tak sedikit masyarakat yang tetap masuk kerja karena tidak bisa pulang kampung untuk menggunakan hak pilihnya.

Bagi yang ingin memilih di kampung halaman atau di tempat lain, KPU juga memberikan solusi.

Seperti di Tangerang seperti dilansir jakarta.tribunnews.com, para pelancong atau pun pekerja yang ada di sana tak perlu khawatir tidak dapat menggunakan hak pilihnya.

"Yang bekerja di sini (Kota Tangerang) tapi KTP-nya dari darah luar dan terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) domisilinya bisa mengajukan pindah pilih menyoblos di Kota Tangerang," jelas Kepala Divisi Data KPU Kota Tangerang, Ahmad Subhan di KPU Kota Tangerang, Selasa (5/3/2019).

Begitu pun sebaliknya, lanjut Subhan, bagi warga Kota Tangerang yang bekerja di luar Kota Tangerang pada saat pelaksanaan Pilpres dapat mengajukan pindah pilih di posko yang disediakan di wilayah ia bekerja.

Ia menjelaskan, syarat melakukan pindah pilih tidaklah sulit, cukup terdaftar di DPT domisilinya dan menyertakan alasan tidak dapat menyoblos sesuai domisili.

Halaman
1234
Penulis: Doan Ebenezer Pardede
Editor: Syaiful Syafar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved