Baru Serah Terima Bulan Lalu, Jaringan Instalasi Listrik Rumah Nelayan Raib

Kondisi 50 rumah nelayan yang baru serah terima bulan lalu ini gelap saat malam.

Baru Serah Terima Bulan Lalu, Jaringan Instalasi Listrik Rumah Nelayan Raib
KOMPAS.com/SRI LESTARI
Ilustrasi Meteran listrik. 

 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Puluhan instalasi listrik di rumah khusus nelayan di Kelurahan Bontang Lestari raib. Kondisi 50 rumah nelayan yang baru serah terima bulan lalu ini gelap saat malam.

Hal ini terungkap saat Komisi III DPRD Bontang menggelar rapat kerja dengan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan (DPKP2), PLN Bontang, Camat Bontang Selatan, Lurah Bontang Lestari, serta Pdam Tirta Taman, Senin (11/3).

Sebelumnya, Komisi III DPRD menerima aduan bahwa rumah nelayan yang baru dihuni para nelayan tak memiliki penerangan. Saat malam hari, mereka bergantung dari lampu senter ataupun lampu darurat.

Bertemu Djoko Santoso, Habib Rizieq Shihab Minta BPN Kerja Keras Menangkan Prabowo-Sandi

Kuota PPPK untuk Bontang Nihil, Ini yang Diminta Pemkot

Miliki Laboratorium Lingkungan, DLHK Kukar Bidik Pendapatan Rp 1,5 Miliar

Belakangan diketahui, rumah yang didirikan dengan pembiayaan APBN ini tak memiliki instalasi listrik. Jaringan kabel dari kilometer listrik raib.

"Banyak `tangan-tangan kreatif' (mencuri) mereka jebol dari WC," ujar Kabid Sarana dan Prasarana DPKP2, Edi Ronting saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPRD.

Edi mengatakan, raibnya sejumlah instalasi listrik di rumah nelayan ini belum diketahui oknum pelakunya. Hanya saja, diduga oknum tersebut mempretel jaringan kabel saat masa tunggu serah terima dari kementerian ke Pemkot Bontang.

Durasi lebih satu tahun tersebut diduga momen pelaku mengambil kabel-kabel instalasi listrik rumah nelayan.

"Tahun ini kita sudah anggarkam Rp 65 juta untuk membangun jaringan instalasi listrik lagi," ujar Edi.

Kemenlu: Jokowi Arahkan Koordinasi Upaya Pembebasan Siti Aisyah, Terdakwa Pembunuh Kim Jong Nam

Ingin Miliki SMA Berstatus Negeri, Warga Salimbatu Hibahkan Lahan ke Pemprov Kaltara

Konstruksi Bendungan PLTA Sungai Kayan Dimulai Mei 2019, Presiden Tugaskan Moeldoko Memonitor

Pimpinan rapat, Wakil Ketua Komisi III DPRD Suhut Harianto meminta agar PLN Bontang segera meninjau lokasi. Pihaknya juga meminta agar PLN memperbaiki jaringan listrik rumah nelayan yang terputus.

Suhut menambahkan, pihaknya juga bakal memberikan dukungan anggaran untuk membiayai pekerjaan pemasangan instalasi baru.

"Kalau lihat jumlahnya sepertinya anggaran itu kurang, nanti kami akan bahas lagi di Badan Anggaran (Banggar) supaya ada tambahan untuk kegiatan tersebut," ujar Suhut. (m09)

Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved