Dua Maskapai di Indonesia Terlanjur Pesan 272 Boeing 737 MAX, Akankah Dibatalkan?

Daniel mengatakan, 222 pesawat tersebut di pesan pada 2011 lalu dan disaksikan Presiden Amerika Serikat saat itu Barack Obama.

Dua Maskapai di Indonesia Terlanjur Pesan 272 Boeing 737 MAX, Akankah Dibatalkan?
Istimewa
Pesawat Lion Air 737 MAX 8 

Kementerian Perhubungan

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mengambil langkah untuk melakukan inspeksi dan melarang terbang sementara pesawat terbang Boeing 737-8 Max di Indonesia.

Langkah diambil terkait jatuhnya Pesawat Ethiopian Airlines berjenis Boeing 737 Max 8.

Ilustrasi - Ethiopian Airlines Dikabarkan Mengalami Kecelakaan, Jenis Pesawat Sama dengan Lion Air Penerbangan JT610
Ilustrasi - Ethiopian Airlines Dikabarkan Mengalami Kecelakaan, Jenis Pesawat Sama dengan Lion Air Penerbangan JT610 (hindustantimes.com)

Kebijakan ini diambil untuk memastikan bahwa pesawat yang beroperasi di Indonesia dalam kondisi laik terbang.

Kebijakan melarang terbang sementara Boeing 737 Max 8 sama dengan kebijakan pemerintah China yang melarang maskapainya menerbangkan pesawat jenis itu.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti, langkah tersebut diambil untuk menjamin keselamatan penerbangan di Indonesia.

"Salah satu langkah yang akan dilakukan oleh Ditjen Hubud adalah melakukan inspeksi dengan cara larang terbang sementara (temporary grounded), untuk memastikan kondisi pesawat jenis tersebut laik terbang (airworthy) dan langkah tersebut telah disetujui oleh Menteri Perhubungan” kata Polana.

Inspeksi akan dimulai secepatnya mulai Selasa (12/3/2019).

Apabila ditemukan masalah pada saat inspeksi, maka pesawat tersebut akan dilarang terbang sementara sampai dinyatakan selesai oleh inspektur penerbangan.

Sejauh ini, pengawasan untuk pengoperasian pesawat jenis Boeing 737 Max 8 sudah dilakukan sejak 30 Oktober 2018 lalu setelah kecelakaan Lion Air.

Halaman
1234
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved