Gereja Katolik Secara Khusus Doakan Para Korban Penembakan di Selandia Baru

Keuskupan Agung Samarinda mengecam keras tindakan tak beradab terhadap umat Muslim di Selandia Baru.

Gereja Katolik Secara Khusus Doakan Para Korban Penembakan di Selandia Baru
TRIBUN KALTIM / NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Samarinda, RD Moses Komela Avan (paling kiri). 

Baca juga:

Kembali Melatih Real Madrid, Zidane Tolak Datangkan Neymar karena Dianggap Mubazir

Petarung UFC Tony Ferguson Dilaporkan Istrinya ke Polisi Gara-gara Kasus Kekerasan

Gunung Agung Kembali Meletus, 4 Wilayah Terdampak Abu Letusan; Warga Diminta Siaga

Tanggapi Sorotan Agum Gumelar, SBY Mengaku Hormati Jokowi Secara Sosial Politik

Menurutnya masyarakat Bumi Etam harus berperan aktif meredam aksi dan isu terorisme agar tahapan pesta demokrasi berjalan dengan lancar. 

"Saya menambahkan sebagai umat Katolik mengajak semua pihak untuk membangun dan meningkatkan rasa kebersamaan, kesatuan dan kebhinekaan dalam situasi seperti ini. Kita di Indonesia akan menjalani pesta demokrasi, tentu kehidupan majemuk dan kebhinekaan harus terus dipupuk, sehingga aksi terorisme di Selandia Baru tidak mempengaruhi suasana Pemilu," tuturnya. 

Adapun 4 poin pernyataan sikap KWI yaitu, pertama, KWI dan seluruh umat Katolik di Indonesia menyampaikan duka cita yang mendalam kepada para korban dan pihak keluarga korban. 

Kedua, tindakan penyerangan yang menewaskan 40 orang tersebut sungguh-sungguh tindakan tak beradab dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai agama apapun dan nilai-nilai kemanusiaan universal.

Ketiga, KWI dan umat Katolik Indonesia mendesak agar para pelaku diproses hukum sesuai hukum yang berlaku di Selandia Baru.

Halaman
123
Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved