Izin Prinsip Mengacu Perda RTRW Lama, Pemkot Sebut Sebagian Lahan Masuk Zona Hijau

Dasar pemerintah menerbitkan izin tersebut mengacu pada Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tahun 2012.

Izin Prinsip Mengacu Perda RTRW Lama, Pemkot Sebut Sebagian Lahan Masuk Zona Hijau
TRIBUNKALTIM/Ichwal Setiawan
Menjelaskan Progres Pabrik CPO - Kepala Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTK-PTSP) Kota Bontang, Puguh Harjanto mengatakan pembangunan pabrik CPO terkendala dengan sengketa agraria, Rabu (12/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Ichwal Setiawan

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Pemerintah mengklaim kegiatan proyek pembangunan pabrik olahan Crude Palm Oil (CPO) di Segendis, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan telah sesuai aturan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Puguh Harjanto, mengatakan izin prinsip pembangunan pabrik olahan CPO telah diterbitkan oleh pemerintah.

Dasar pemerintah menerbitkan izin tersebut mengacu pada Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tahun 2012.

“Perda Revisi RTRW kan belum selesai pembahasannya. Makanya kami gunakan Perda lama,” ujar Kadis Puguh saat dikonfirmasi Tribunkaltim.co, Senin (18/3/2019).

Puguh mengatakan, mengacu aturan lama, lahan untuk pendirian pabrik telah sesuai fungsinya.

Hanya saja, ada sebagian lahan yang kini termasuk kawasan pabrik masuk dalam zona hijau.

Dijelaskan, dari 146 hektar lahan yang dibebaskan oleh investor sebagian masuk dalam kawasan hijau. Pun begitu, tak seluruh lahan digunakan untuk pembangunan pabrik.

Baca juga:

Halaman
12
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved