Terpopuler

Kisah Heroik Abdul Aziz, Pria yang Kejar Penembak Masjid di Christchurch Selandia Baru

Peristiwa yang membuat namanya dielukan dua hari terakhir itu adalah aksi teror penembakan di dua masjid Christchurch, Selandia Baru.

Kisah Heroik Abdul Aziz, Pria yang Kejar Penembak Masjid di Christchurch Selandia Baru
Kolase Newshub.co.nz (screenshot)
Kisah heroik Abdul Aziz dalam tragedi teror di Christchurch, Selandia Baru 

Adapun sisanya ditemukan di jalan. Imam Linwood Latef Alabi memuji Aziz sebagai pahlawan.

"Jika saja Aziz tidak mengalihkan perhatiannya, mungkin kami semua sudah mati. Dia menyelamatkan kami," pujinya.

Namun Aziz tidak ingin jika dirinya disebut pahlawan. Dia menjelaskan dia melakukannya atas dasar kemanusiaan.

"Jika bukan saya, mungkin orang lain bakal melakukannya," tambahnya.

Pria asal Afghanistan itu sempat ditangkap polisi yang mengiranya sebagai Brenton Tarrant.

Namun dilepaskan setelah mereka langsung mengetahui yang sebenarnya.

Aziz menegaskan Brenton Tarrant adalah seorang pengecut yang tidak punya belas kasihan karena menembaki orang tengah menunaikan ibadah.

Sebelumnya dengan mengenakan pakaian militer, Brenton Tarrant membawa senapan serbu serta shotgun, dan menyerang jemaah Masjid Al Noor dan Linwood.

Dilaporkan 49 orang tewas, dengan 41 di antaranya ditemukan di Masjid Al Noor, ketika jemaah tengah melaksanakan Shalat Jumat.

Dalam manifestonya, Brenton Tarrant yang merupakan warga Australia menyatakan aksi itu dia lakukan sebagai wujud membela kulit putih dari "penjajah".

Halaman
1234
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved