Pematangan Lahan Pabrik CPO Diduga Ilegal; Perda RTRW Belum Rampung, Kegiatan Sudah Berjalan

Ketua Komisi I DPRD, Agus Haris, sangsi dengan kegiatan proyek ini sudah sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

Pematangan Lahan Pabrik CPO Diduga Ilegal; Perda RTRW Belum Rampung, Kegiatan Sudah Berjalan
TRIBUN KALTIM / ICHWAL SETIAWAN
Rombongan gabungan Komisi dari DPRD Bontang menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi proyek pembangunan proyek olahan Crude Palm Oil (CPO) di Segendis, Kelurahan Bontang Lestari. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Ichwal Setiawan

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - DPRD Bontang mensinyalir aktivitas pematangan lahan di lokasi pembangunan pabrik pengolahan Crude Palm Oil (CPO) di Segendis, Kelurahan Bontang Lestari, ilegal.

Penyebanya lantaran hingga saat ini Raperda perubahan terkait Perda Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kota Bontang belum rampung. Nsmun penyiapan lahan untuk pabrik sudah dilakukan oleh pihak kontraktor.

Dugaan ini kemudian ditinjau ke lokasi aktivitas proyek.

Gabungan komisi dari DPRD turun meninjau lokasi proyek. Aktivitas penimbunan lahan sudah dilakukan. Termasuk penebangan sebagian hutan mangrove di lokasi tersebut.

Ketua Komisi I DPRD, Agus Haris, sangsi dengan kegiatan proyek ini sudah sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

Menurut dia, dokumen induk terkait penetapan lokasi industri di wilayah ini belum rampung. Tetapi fakta di lapangan, aktivitas proyek sudah mulao berjalan.

“Kan kita tahu sama tahu, kalau sekarang Perda RTRW belum selesai. Kok ini sudah ada aktivitas,” ujar Agus Haris saat meninjau lokasi.

Senada dengan rekannya, Ketua Komisi III DPRD Bontang, Rustam, membenarkam sampai sekarang Perda RTRW belum selesai.

Hanya saja, turunan dari aturan ini yakni Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sudah selesai.

Halaman
123
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved