Sejarah Hari Ini
6 Bintang Sepak Bola Dunia yang Lahir pada 21 Maret, dari Lothar Matthaus hingga Ronaldinho
Hari ini, 21 Maret, mencatat hari kelahiran sejumlah pemain top sepak bola dunia.
Penulis: Syaiful Syafar | Editor: Januar Alamijaya
TRIBUNKALTIM.CO - Hari ini, 21 Maret, mencatat hari kelahiran sejumlah pemain top sepak bola dunia.
Beberapa nama tercatat sudah ada yang pensiun, dan sebagian lagi masih aktif bermain di lapangan hijau.
Berikut sejumlah nama pemain sepak bola yang lahir pada hari ini, 21 Maret.
1. Lothar Matthaus:
Lothar Matthaus adalah mantan pemain sepak bola top berkebangsaan Jerman.
Lahir di Erlangen, Jerman Barat, 21 Maret 1961, Lothar Matthaus pernah dipercaya menjadi kapten tim nasional Jerman.
Saat menjadi kapten, dia berhasil membawa timnas Jerman Barat juara Piala Dunia FIFA tahun 1990 di Italia.
Di final kala itu, timnas Jerman Barat menang dengan skor 1-0 atas timnas Argentina. Satu-satunya gol dicetak Andreas Brehme.
Setelah sukses membawa negaranya menjadi juara dunia, Lothar Matthaus kemudian menjadi pemain terbaik Eropa.
Pada tahun 1991, dia terpilih menjadi pemain terbaik dunia FIFA yang pertama kalinya, dan satu-satunya pemain Jerman yang telah menerima penghargaan itu.
Lothar Matthaus telah bermain di lima Piala Dunia FIFA (1982, 1986, 1990, 1994, 1998), dan memegang rekor sebagai pemain yang paling sering bermain di pertandingan Piala Dunia (25 pertandingan).
Ia juga memenangkan kejuaraan sepak bola Eropa UEFA 1980, dan bermain di turnamen tahun 1984, 1988, dan 2000.
Pada tahun 1999, di saat usianya mengingak 38 tahun, Lothar Matthaus kembali menjadi pemain terbaik Jerman, setelah sebelumnya memenangkan penghargaan itu pada tahun 1990.
Lothar Matthaus adalah pemain Jerman yang paling banyak tampil untuk timnas sepanjang masa, pensiun dengan total 150 penampilan (83 untuk Jerman Barat) dalam 20 tahun, dan 23 gol untuk tim nasional Jerman.
Lothar Matthaus adalah anggota dari FIFA 100 – sebuah daftar berisi 125 pemain sepak bola terbesar yang dipilih oleh Pelé.
Seorang pemain serbaguna dan lengkap, Lothar Matthaus terkenal karena umpan perseptifnya, posisi akal, dan tekelnya yang baik, serta tembakan dahsyatnya.
Selama kariernya, ia biasanya dimainkan sebagai gelandang box-to-box, meskipun kemudian kariernya ia bermain sebagai sweeper.
Semasa aktif, Lothar Matthaus juga berganti-ganti klub. Di antaranya Borussia Monchengladbach, Bayern Munchen, Inter Milan, dan mengakhiri kariernya di klub Liga Amerika Metro Stars.
2. Ronald Koeman
Ronald Koeman adalah legenda sepak bola asal Belanda yang lahir pada 21 Maret 1963 di Zaandam, Belanda.
Ronald Koeman adalah mantan anak gawang yang berkembang menjadi pesepak bola profesional.
Dia adalah saudara kandung dari mantan pelatih Feyenoord, Erwin Koeman dan anak dari mantan pemain sepak bola, Martin Koeman.
Semasa aktif menjadi pesepak bola, Ronald Koeman pernah bergabung di klub Groningen, Ajax Amsterdam, PSV Eindhoven, Barcelona, dan Feyenoord.
Di tim nasional Belanda, Ronald Koeman tampil sebanyak 78 kali (1982–1994) dan mencetak 78 gol.
Setelah pensiun, Ronald Koeman meniti karier menjadi pelatih sepak bola.
Sejumlah klub yang pernah dia tangani adalah Vitesse Arnhem, Ajax Amsterdam, Benfica, PSV Eindhoven, Valencia, AZ Alkmaar, Feyenoord, Southampton dan Everton.
Sekarang Ronald Koeman didapuk menjadi pelatih timnas Belanda.
3. Ali Daei
Ali Daei adalah mantan pemain timnas Iran yang lahir pada 21 Maret 1969 di kota Ardabil.
Ali Daei dikenal dengan postur tubuhnya yang tinggi dan kumis tebalnya.
Dia merupakan salah satu pemain Iran yang sukses di Eropa.
Sepanjang kariernya, ia pernah membela klub Esteghlal Ardabil, Taxirani, Bank Tejarat, Persepolis, Al-Sadd, Arminia Bielefeld, Bayern Munchen, Hertha Berlin, Al Shabab, Persepolis, Saba Battery, dan Saipa.
Selama membela timnas Iran, Ali Daei telah mencetak rekor yang susah disaingi pesepak bola lainnya.
Dia mencetak 109 gol dan dua kali membawa negaranya tampil di Piala Dunia, yakni tahun 1998 dan 2006.
Salah satu laga yang menjadi sorotan adalah Piala Dunia 1998 antara Amerika Serikat vs Iran.
Sekilas, kedua negara tersebut tidak terlalu menarik untuk disaksikan.
Akan tetapi, kondisi politik di antara dua negara mengubah pertandingan yang sebenarnya biasa saja menjadi penuh arti.
Di pertandingan fase Grup F itu, timnas Iran menumbangkan lawan politiknya dengan skor 2-1.
Ali Daei turut berperan dalam kemenangan bersejarah ini.
4. Ronaldinho
Ronaldinho dilahirkan di kota Porto Alegre, ibukota negara bagian Rio Grande do Sul, Brasil pada 21 Maret 1980.
Keterampilan sepak bola Ronaldinho mulai berkembang pada usia 8 tahun, dan ia pertama diberi julukan Ronaldinho karena ia pemain termuda dan pemain terkecil di pertandingan klub remaja.
Ronaldinho dianggap sebagai salah satu pemain yang paling mahir dari generasinya.
ESPN menggambarkan dia sebagai "mahir dari alam" (bakat alami), trik yang tak tertandingi dan memainkan bola dengan indah di kakinya.
Salah satu pemain paling mengagumkan pada situasi tekanan dan cepat, kurang ajar, terampil, rumit dan seorang playmaker tak terbatas yang menyediakan campuran gol, assist, keterampilan dalam bergerak menipu.
Ia juga salah satu pemain yang telah menyempurnakan gerak "Elastico".
Semasa bermain, Ronaldinho pernah membela klub Gremio, Paris Saint-Germain, Barcelona, AC Milan , Flamengo , Atletico Mineiro, Queretaro, dan Fluminense.
Masa kejayaannya adalah saat membela Barcelona.
Bersama Blaugrana, Ronaldinho, berhasil meraih gelar Liga Champions UEFA dan gelar Ballon d'Or tahun 2005.
Bersama timnas Brasil, Ronaldinho menjuarai Copa America (1999), Piala Dunia FIFA (2002), dan Piala Konfederasi FIFA (2005).
Ronaldinho dua kali mendapatkan gelar pemain terbaik dunia FIFA, yaitu pada tahun 2004 dan 2005.
Ia pernah menjadi pemain dengan penghasilan tertinggi, melampaui David Beckham dari LA Galaxy.
Ronaldinho memutuskan gantung sepatu, 17 Januari 2018.
5. Jordi Alba
Jordi Alba lahir di L'Hospitalet de Llobregat, sebuah kota Katalonia, Spanyol, 21 Maret 1989.
Saat ini dia masih aktif bermain sepak bola, tergabung di klub Barcelona dan masih menjadi andalan timnas Spanyol.
Jordi Alba merupakan salah satu jebolan akademi La Masia.
Ia bergabung dengan tim muda Barcelona selama tujuh tahun (1998-2005), sebelum akhirnya bergabung dengan tim muda Valencia pada 2007.
Pada 2012, Jordi Alba direkrut Barcelona dan masih dipertahankan sampai sekarang.
Pada 1 Maret 2019, Jordi Alba memperpanjang kontrak bersama El Barca hingga 2024.
Sejumlah prestasi juga dipersembahkan Jordi Alba untuk Barcelona.
Di antaranya adalah empat gelar LaLiga Spanyol, empat gelar Copa Del Rey, tiga gelar Piala Super Spanyol, satu gelar Liga Champions, dan satu gelar Piala Dunia Antarklub.
Saat ini, Jordi Alba berpotensi untuk menambah gelar bersama Barcelona musim ini.
Salah satunya adalah Copa Del Rey.
Teranyar, ia sukses membantu El Barca mencapai babak final Copa Del Rey.
6. Antoine Griezmann
Antoine Griezmann lahir di Macon, Perancis, 21 Maret 1991.
Saat ini membela klub Atletico Madrid dan menjadi andalan timnas Perancis.
Antoine Griezmann kerap berposisi sebagai pemain sayap kiri atau penyerang.
Ia terkenal karena akselerasi dan larinya yang cepat.
ia saat ini mewakili Prancis di level senior dan masuk dalam skuat Piala Dunia 2014 silam.
Antoine Griezmann juga masuk dalam skuat timnas Perancis yang menjuarai Piala Dunia 2018 di Rusia.
Pada laga final, timnas Perancis mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2.
(TribunKaltim.co/Syaiful Syafar)
Jangan lupa follow Instagram tribunkaltim:
Subscribe channel YouTube newsvideo tribunkaltim:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mantan-kapten-timnas-jerman-lothar-matthaus.jpg)