Terpopuler

Kisah Venezuela, Negeri Kaya Minyak yang Bangkrut Karena Dulu Rajin Beri Subsidi ke Rakyatnya

Memasuki tahun 2016 harga minyak dunia menukik tajam. Ekonomi Venezuela yang sangat bergantung pada minyak porak poranda

dok Intisari
Rakyat Venezuela turun ke jalan. Negara Venezuela mengalami krisis ekonomi luar biasa, sejak melakukan program penyetaraan ekonomi rakyat. 

TRIBUNKALTIM.CO - Venezuela pernah menjadi negara makmur.

Cadangan minyak yang berlimpah membuat negara di wilayah Amerika Selatan tesebut menjadi negara kaya raya.

95 persen keuntungan minyak Venzuela merupakan penopang ekspor negara.

Karena itu ketika harga minyak dunia tengah tinggi pemasukan negara sangat besar.

 Rusia Kirim Dua Pembon Strategis TU-160 Bersama 100 Pilot ke Venezuela

Namun semunya kini berubah. Krisis parah mendera ekonomi Venezuela.

Tingkat inflasi sangat tinggi bahkan mata uang bolivar menjadi salah satu mata uang dengan nilai paling rendah di dunia.

Kondisi yang tengah terpuruk tersebut membuat sebagian warganya memilih bermigrasi ke negara lain.

Cikal bakal kondisi  ini bermula ketika Presiden Hugo Chavez berkuasa.

Saat terpilih di tahun 1999, Hugo Cahvez menggunakan sebagian dana tersebut untuk membiayai sejumlah program sosial.

Termasuk subsidi dan usaha-usaha untuk mengentaskan kemiskinan.

Hugo Chavez juga berani memutuskan hubungan dengan Amerika Serikat dan bergabung dengan China dan Rusia.

Kedua negara inilah yang akhirnya meminjamkan dana miliaran dollar pada Venezuela.

Ratusan warga permukiman kumuh berunjuk rasa menuju ke Istana Presiden Venezuela di Caracas untuk mempertanyakan kelangkaan bahan makanan di negeri itu. JUAN BARRETO / AFP
Ratusan warga permukiman kumuh berunjuk rasa menuju ke Istana Presiden Venezuela di Caracas untuk mempertanyakan kelangkaan bahan makanan di negeri itu. JUAN BARRETO / AFP ()

 Ngerinya Krisis di Venezuela, 1 Kg Daging Harganya 9,5 Juta, Wortel 3 Juta, Popok 8 Juta

 Di era pemerintaha Hugo Chavez ekonomi Venezuela memang benar-benar bergantung pada minyak.

Meski sempat mendeklarasikan lahan pertanian sebagai milik negara tapi Huga Chavez  malah mengabaikannya karena merasa kondisi ekonomi Venezuela yang baik-baik saja.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved