Enggan Cabut Pernyataan di ILC Soal Jual Beli Jabatan di UIN, Mahfud MD: Saya Minta Maaf

Mahfud MD tak mau mencabut pernyataannya di Indonesia Lawyers Club atau ILC, tentang jual beli jabatan di UIN, lingkungan Kementerian Agama.

Enggan Cabut Pernyataan di ILC Soal Jual Beli Jabatan di UIN, Mahfud MD: Saya Minta Maaf
Tribunkaltim.co/ilo
Mahfud MD. Belum lama ini Mahfud MD di acara Indonesia Lawyers Club atau ILC soal jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama atau Kemenag,rupanya berbuntut panjang. 

Mahfud MD tak mau mencabut pernyataannya di ILC soal jual beli jabatan di UIN. Namun, Mahfud MD juga ikut minta maaf. Untuk hal apa?

TRIBUNKALTIM.CO - Pihak Mahfud MD tak mau mencabut pernyataannya di ILC soal jual beli jabatan di UIN.

Pernyataan Mahfud MD di acara Indonesia Lawyers Club atau ILC soal jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama atau Kemenag, beberapa waktu lalu, rupanya berbuntut panjang.

Dalam program itu, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) membongkar satu per satu kasus jual beli jabatan di UIN.

"Saya ingin melengkapi kasus-kasus agar selesai ini masalah."

Berikut 7 Pemain Muda Paling Berbakat Asia Tenggara, Satu Pemain dari Timnas U-23 Indonesia

"Masalah jual beli jabatan, melalui jabatan-jabatan yang tidak wajar."

"Saya akan sebut satu per satu," kata Mahfud MD dalam tayangan ILC TVONE yang bertemakan soal OTT Romi: Pukulan bagi Kubu 01?, Selasa (19/3/2019).

Pernyataan Mahfud MD di ILC itu pun menuai tanggapan dari berbagai pihak.

Satu di antaranya Rektor UIN Antasari, Mujiburrahman yang membuat tulisan berjudul Berimbang Itu Adil dan telah dimuat di Banjarmasin Post (Tribunnews Network), Senin (25/3/2019).

Begini Kata Melaney Ricardo Lihat Momen Keakraban Luna Maya dan Ariel Noah di Ulang Tahun BCL

Survei Terbaru Selisih Jokowi Vs Prabowo 18,2%, Charta Politica: Tsunami pun Susah ubah Angka Ini

Jelang Pemilu 2019, Polda Kaltim Tolak Dikatakan Hentikan Penyidikan Korupsi, Begini Penjelasannya

Dalam tulisannya, Mujiburrahman menanggapi pernyataan Mahfud MD terkait adanya orang yang mengatakan, ada seorang calon rektor diminta membayar Rp 5 miliar oleh pihak tertentu.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved