Harga Tiket Pesawat Masih Mahal, Berdampak Buruk ke Event Mahakam Travel Mart

Pelaku hotel & travel keluhkan harga tiket pesawat masih mahal. Ada dampak harga tiket pesawat masih mahal. Jadi sepi, harga tiket pesawat masih mahal

Harga Tiket Pesawat Masih Mahal, Berdampak Buruk ke Event Mahakam Travel Mart
Tribunkaltim.co/ilo
Ilustrasi - Harga tiket pesawat terbang meroket, melesat tinggi. Ini dialami oleh warga di Kalimantan Timur. Bagi siapa saja yang ingin naik transportasi udara kini mesti keluarkan uang yang bernominal sangat besar bukan uang bernilai recehan. Sampai kini harga tiket pesawat masih mahal, Rabu (27/3/2019). 

"Ini masalah besar. Ini jadi alasan terbesar banyak seller dan buyer yang tak bisa ikut MTM ini," kata Zulkifli.

Bagaimanapun, lanjut Zulkifli, para pelaku jasa pariwisata berharap harga tiket segera turun.

Pasalnya, tingginya harga tiket sangat menghambat program pariwisata di daerah.

Insiden Siamang Mati dalam Kondisi Gelantungan di Kabel Listrik yang Baru Dipasang, Ini Sebabnya

"Kita pasti berharap turun. Karena ini menghambat pariwisata. Bagaimana menarik investor, dan wisatawan. Semua mengeluhkan tiket," sesalnya.

Melihat fenomena tingginya harga tiket ini, Zulkifli justru berharap, ada maskapai luar negeri yang masuk ke Indonesia.

Sehingga, tercipta persaingan yang kompetitif antar maskapai.

"Justru itu kita berharap ada penerbangan luar masuk kaya Air Asia. Jadi lebih kompetitif dan tak didominasi maskapai tertentu," kata Zulkifli.

Terkait ultimatum pemerintah, agar maskapai menurunkan harga tiket pada 1 April ini, Zulkufli mengaku sangat mendukung.

Muhammad Zulkifli, Sekretaris Jenderal PHRI Kaltim memberikan sambutan di musyawarah cabang VIII PHRI Balikpapan di Hotel Platinum, Jalan Soekarno Hatta, Kota Balikpapan pada Sabtu (21/4/2018) pagi.
Muhammad Zulkifli, Sekretaris Jenderal PHRI Kaltim memberikan sambutan di musyawarah cabang VIII PHRI Balikpapan di Hotel Platinum, Jalan Soekarno Hatta, Kota Balikpapan pada Sabtu (21/4/2018) pagi. (Dok Tribunkaltim.co)

Sejatinya, kata Zulkifli, maskapai tak perlu menunggu ultimatum untuk sekadar menurunkan harga tiket.

"Tidak harus menunggu April. Kalau memang sudah formulanya masuk untuk diturunkan, ya turunlah," tutur Zulkifli, yang juga merupakan Sekretaris Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kaltim.

Halaman
1234
Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved