Pemilu 2019

4 Lembaga Survei Ternama Ungkap PSI Tak Lolos ke Parlemen, Terbaru Survei CSIS

Pileg dalam Pemilu 2019 tak lolos ambang batas yaitu Perindo (1,1 persen); PSI (0,5 persen); PBB (0,4 persen); PKPI (0,2 persen); Garuda (0,1 persen)

4 Lembaga Survei Ternama Ungkap PSI Tak Lolos ke Parlemen, Terbaru Survei CSIS
CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com
Dua juru bicara PSI, Tsamara Amany Alatas (kiri) dan Andy Budiman (kanan)di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia atau PSI kembali diprediksi oleh lembaga survei tidak mampu lolos dari ambang batas pemilihan calon anggota legislatif atau Pileg, Pemilu 2019 sebesar 4 persen suara.

Yang terbaru survei CSIS (Centre For Strategic and International Studies) pada 15-22 Maret 2019 menyebut elektabilitas PSI hanya sebesar 0,5 persen.

Hal yang sama diprediksi tiga lembaga survei lain sebelumnya yaitu Litbang Kompas (22 Februari-5 Maret 2019) di mana elektabilitas PSI hanya 0,9 persen.

Kemudian survei Charta Politica pada 1-9 Maret 2019 yang menyebut elektabilitas PSI 1,4 persen.

Terekam Iriana Jokowi Jatuh Terjengkang di Atas Panggung, Warganet: Saking Cintanya Semua Sama Ibu

Super Tucano Terbang 2 Jam Lebih Operasi Pengamanan Ambalat Perbatasan Indonesia Malaysia

Pemusnahan Barang Bukti di Polresta Samarinda, Ada Pelaku Enggan Blender Narkotika

Dan survei lembaga Vox Populi pada 5-15 Maret 2019 di mana elektabilitas PSI hanya mencapai 3,7 persen.

Dalam survei itu semua partai politik peserta baru Pileg dalam Pemilu 2019 tak lolos ambang batas yaitu Perindo (1,1 persen); PSI (0,5 persen); PBB (0,4 persen); PKPI (0,2 persen); Garuda (0,1 persen); dan Berkarya (0,1 persen).

Sejumlah partai yang kini duduk di DPR RI juga diprediksi tak lolos ambang batas yaitu PPP (3 persen); PAN (2,5 persen); dan Hanura (0,8 persen).

Sementara ada tujuh partai yang diprediksi lolos ambang batas yaitu PDI Perjuangan (25,9 persen); Gerindra (13,3 persen); Golkar (9,4 persen); PKB (7 persen); Demokrat (5,5 persen); PKS (4,6 persen); dan Nasional Demokrat (4,3 persen).

Survei yang dilaksanakan pada 15-22 Maret 2019 itu melibatkan 1.960 responden dari 43 provinsi menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sekitar 2,21 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

“Dalam melaksanakan survei kami lakukan dengan pertemuan tatap muka langsung dan mengajukan kuesioner, jadi buka survei internet atau telepon,” ungkap Peneliti CSIS Arya Fernandes.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved