Gafar Diberhentikan, Hatta Zainal Ditunjuk Jadi Plt Golkar Samarinda

Keputusan itu dibuat setelah memperhatikan surat Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar bernomor B-2114/GOLKAR/III/prihal Penunjukan Pelaksanaan Tugas

Gafar Diberhentikan, Hatta Zainal Ditunjuk Jadi Plt Golkar Samarinda
Tribunkaltim.co/ Nalendro Priambodo
Kantor DPD II Golkar Samarinda jalan Dahlia, Samarinda 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Muhammad Hatta Zainal ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) DPD II Golkar Kota Samarinda.

Politisi senior ini, ditunjuk menggantikan ketua DPD II Golkar, Jafar Abdul Gaffar yang sejak Mei 2018 menjalani vonis 12 tahun penjara dan denda Rp 2,5 miliar di Rutan Kelas IIA, Samarinda, setelah Mahkamah Agung memutusnya bersalah dalam kasus hukum pungli di Terminal Peti Kemas Palaran.

Dari informasi yang dihimpun, keputusan DPD 1 Golkar Provinsi Kaltim yang ditandatangani oleh Plt Ketua Golkar Kaltim, Mukhtarudin dan Wakil Sekertaris, Asli Arpani itu, ditetapkan di Samarinda pada 26 Maret 2019.

Sinopsis dan Live Streaming Cinta Buta Tayang Malam Ini 29 Maret, Rayhan Mulai Cinta Aulia

UPDATE SKOR Piala Presiden Persebaya vs PS Tira Persikabo, Gol Osas Saha Menit 62 Samakan Skor

Plaza Balikpapan Gelar Tropical Vibes Hingga Minggu Ini, Hari Pertama Diisi Zumba dan Yoga

Keputusan itu dibuat setelah memperhatikan surat Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar bernomor B-2114/GOLKAR/III/prihal Penunjukan Pelaksanaan Tugas Ketua DPD II Golkar Samarinda, tanggal 20 Maret 2019, yang memutuskan 7 poin.

Ketua Harian DPD II Golkar Samarinda, Yunan Kadir membenarkan hal itu, Jumat (29/3/2019). Dia mengaku tak tahu menahu soal pertimbangan menunjuk Hatta sebagai Ketua DPD II Golkar Samarinda. Hal itu, lanjutnya, sudah ditentukan oleh Dewan Pimpinan Pusat Golkar.

"Kami hanya menindaklanjuti saja surat dari pusat dan DPD I soal penunjjukan itu," kata Yunan, Jumat (29/3/2019).

Meski begitu, ia menilai mungkin saja penunjukan itu, berkaitan dengan persiapan partai berlogo beringin itu, menghadapi Pileg yang akan berlangsung 17 April 2019 nanti.

Tugas Hatta, sebagai Plt salah satunya membantu mengkonsolidasikan internal partai meraih target kursi di DPRD Kota Samarinda pada Pileg nanti.

"Penggantian ini karena ditarget kursi yang optimis dari 9 kursi (DPRD Kota Samarinda) menjadi 10 kursi jangan sampai target ini meleset karena tak ada pimpinan yang memimpin," kata pria yang juga menjabat Ketua Badan Pemenangan Pemilu Golkar Samarinda itu. 

Ketua Harian DPD II Golkar Samarinda, Yunan Kadir
Ketua Harian DPD II Golkar Samarinda, Yunan Kadir (Tribunkaltim.co/ Nalendro Priambodo)

Timnas Indonesia Langsung ke Putaran Dua tapi Masuk Pot Non Unggulan

Baktiku Negeriku Telkomsel di Raja Ampat Sulawesi, Sinyal 4G di Pulau Labengki

Politik Jual Beli Suara, Bawaslu Samarinda Waspadai Caleg-caleg, Ini Kriterianya

Selain itu, Yunan menyebut, masa jabatan Plt mengacu pada surat itu hanya dua bulan. Namun, karena tugas lanjutannya lainnya adalah membantu menyiapkan musyawarah daerah luar biasa (Musdalub), tak menutup kemungkinan masa jabatan bisa lebih dari waktu yang ditetapkan.

"Mungkin, setelah pilpres dan pileg baru kita Musdalub," katanya.

Yunan mengaku belum mengetahui apakah surat penggantian ini sudah disampaikan pada Gafar. Namun, ia memastikan surat itu akan ditembuskan pada Gafar. Sementara itu, sampai berita ini ditulis, Tribun belum mendapat komentar dari Muhammad Hatta Zainal yang masih rapat internal di kantor DPD II Golkar Samarinda. (*) 

Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved