Pelanggaran HAM di Nduga Belum Tuntas, Warga Ancam Boikot Pemilu dan Cari Suaka ke Australia

Tim Investigasi Kasus Nduga Papua, Pendeta Esmon Walilo mengatakan ‎gereja sangat prihatin atas peristiwa Nduga. Ancaman Pemilu akan diboikot.

Pelanggaran HAM di Nduga Belum Tuntas, Warga Ancam Boikot Pemilu dan Cari Suaka ke Australia
KOMPAS.com/DOKUMEN KEMENTERIAN PUPR
Lokasi pembantaian 31 pekerja oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - ‎Tim Investigasi Kasus Nduga, Papua, menduga ada indikasi terjadinya dugaan Pelanggaran HAM atau Hak Asasi Manusia di Kabupaten Nduga, Papua.

Ini buntut dari Operasi Militer yang dilancarkan pasca pembunuhan brutal terhadap pekerja jembatan PT Istaka Karya pada 2 Desember 2018 yang mengakibatkan trauma mendalam bagi masyarakat setempat.

Bagaimana tidak, akibat operasi militer ini, puluhan ribu masyarakat setempat terpaksa mengungsi ke hutan dan gua.

Beberapa ibu juga harus melahirkan di tengah hutan serta anak-anak menjadi putus sekolah karena harus mengungsi.

Serahkan Laporan Keuangan ke BPK, Gubernur Kaltim Ajak Pemda Lebih Maksimal Koordinasi

Anggota Tim Investigasi Kasus Nduga Papua, Pendeta Esmon Walilo mengatakan ‎gereja sangat prihatin atas peristiwa Nduga.

Pasalnya ‎banyak gereja yang adalah tempat sakral menjadi tidak terpakai.

"Saya mau katakan, umat kami kosong sampai hari ini.‎ Kami sangat prihatin, bagaimana supaya umat kami bisa kembali. Dalam sebuah pertemuan, umat ada yang hendak meminta suaka politik ke Australia karena lebih dekat," papar Pendeta Esmon Walilo, Jumat (29/3/2019) di Kantor Amnesty Internasional Indonesia (HDI) Hive Menteng, Jakarta Pusat.

Bahkan diungkap Pendeta Esmon, warga Nduga juga ada yang hendak memboikot pemilu jika Presiden Jokowi tetap tidak ada atensi dengan kasus Nduga.

Umat tuntut akan boikot pemilu, pemerintahan juga diboikot.

Tuntutan mereka mau merdeka karena mereka sudah cukup lama menderita.‎

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved