Pemilu 2019

Jusuf Kalla Ungkit Debat Keempat Pilpres 2019, Ada yang Marah-Marah Pasti Bukan Pak Jokowi

Jusuf Kalla ingatkan debat keempat Pilpres 2019, soal Prabowo Subianto. Jusuf Kalla nyatakan, Ada yang Marah-Marah Pasti Bukan Pak Jokowi.

Jusuf Kalla Ungkit Debat Keempat Pilpres 2019, Ada yang Marah-Marah Pasti Bukan Pak Jokowi
Kolase Tribunnews.com
ILUSTRASI - Jusuf Kalla dan Capres nomor satu, Jokowi. Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo- Maruf Amin, Jusuf Kalla, mendampingi kampanye Jokowi di Lapangan Karebosi, Makassar, Minggu (31/3/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, MAKASSAR - Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo- Maruf Amin, Jusuf Kalla, meminta masyarakat Makassar untuk tidak ragu memilih pasangan Jokowi - Maruf Amin dalam Pemilu 2019, 17 April 2019 mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh putra daerah asli Makassar ini saat mendampingi kampanye Jokowi di Lapangan Karebosi, Makassar, Minggu (31/3/2019).

"Kalau ingin maju maka pemerintah itu harus baik, pemerintah harus stabil," kata Jusuf Kalla.

"Pemimpinya harus jujur, pemimpinnya harus merakyat, pemimpinnya harus demokratis, dan semua itu ada di Pak Jokowi, setuju?" kata Jusuf Kalla disambut riuh tanda setuju dari masyarakat yang hadir.

Kalla lantas menyinggung soal debat keempat Pilpres 2019 yang mempertemukan Jokowi dengan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto semalam.

Acara debat itu disiarkan secara langsung di sejumlah stasiun televisi.

Live Streaming Derby Jawa Timur Persela vs Madura United Berebut Tiket Semifinal, Pukul 15.30 WIB

Jelang Debat Keempat Pilpres 2019, Jokowi Pilih Temulawak Prabowo Subianto Kopi

"Artinya bahwa ada tadi malam ada yang lihat di TV, ada yang tenang, ada yang gemetar, ada yang marah-marah, pasti bukan Pak Jokowi," ujar Jusuf Kalla.

"Pak Jokowi orangnya demokratis dan menerima pandangan semua pihak dan itulah syarat untuk negara maju, harus stabil negara ini," kata Jusuf Kalla, wakil presiden RI ini.

Jusuf Kalla juga menyebut Jokowi seorang pemimpin yang memperhatikan Indonesia timur, tak terkecuali Makassar dan Sulawesi Selatan.

"Kalau Makassar ingin maju, Indonesia timur ingin maju, Indonesia ingin maju," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved