Pilpres 2019

Lihat Debat Adian Napitupulu dan Arief Poyuono, Najwa Shihab tak Bisa Tahan Tawa

Rematch Adian Napitupulu vs Arief Poyuono itu, Najwa Shihab juga bertindak selaku moderator yang menengahi jalannya debat.

Lihat Debat Adian Napitupulu dan Arief Poyuono, Najwa Shihab tak Bisa Tahan Tawa
Youtube/Najwa Shihab
Debat antara Adiana Napitupulu dengan Arief Pouyono di channel youtube Najwa Shihab 

TRIBUNKALTIM.CO - Debat keempat Pilpres 2019 antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto tak hanya menghadirkan adu argumen duo calon presiden.

Selain menghadirkan adu argumen antara Joko dengan Prabowo, debat keempat Pilpres 2019 juga menghadirkan kisah-kisah lainnya.

Salah satunya adalah debat antara pendukung pasangan 01 dengan 02 saat debat keempat Pilpres 2019 berlangsung.

Salah satu yang paling seru adalah debat antara politisi PDIP Adian Napitupulu dengan politisi dari Partai Gerindra Arief Poyuono.

Debat kedua pendukung pasangan tersebut ditayangkan di channel youtube Najwa Shihab.

Dalam program bertajuk Debat Pilpres Tanpa Baper: Rematch Adian Napitupulu vs Arief Poyuono itu, Najwa Shihab juga bertindak selaku moderator yang menengahi jalannya debat.

Dalam sebuah sesi, awalnya Adian Napitupulu menyinggung tentang kasus penculikan aktivis pada tahun 1998.

Kasus tersebut menyeret nama calon Presiden Prabowo Subianto.

"Ini persoalan kemanusiaan semuao orang bisa bicara tentang kemanusiaan tapi menghargai kemanusiaan itu jangan culik orang artinya track record itu menjadi penting bagi kita menentukan siapa calon pemimpin kita," kata Adian Napitupulu.

Arief Poyuono kemudian membantah jika Prabowo merupakan tokoh penculikan aktivis tahun 1998.

Karena dalam keputusan Dewan Kehormatan Perwiara atau DKP tidak ada keputusan Prabowo melakukan penculikan terhadap aktivis.

Debat antara Adiana Napitupulu dengan Arief Pouyono di channel youtube Najwa Shihab
Debat antara Adiana Napitupulu dengan Arief Pouyono di channel youtube Najwa Shihab (Youtube/Najwa Shihab)

Adian Napitupulu lantas balik mengatakan kalau mau lepas dari stigma tersebut Prabowo harusnya meminta agar keputusan DKP itu dicabut 

Halaman
1234
Penulis: Januar Alamijaya
Editor: Alfiah Noor Ramadhany
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved