Pilpres 2019

Yunarto Wijaya Ladeni Pendukung Prabowo, Pindah Negara Komunis Bila Jokowi Kalah di Pilpres 2019

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya ditantang untuk pindah negara jika Prabowo Subianto menang Pilpres 2019.

Yunarto Wijaya Ladeni Pendukung Prabowo, Pindah Negara Komunis Bila Jokowi Kalah di Pilpres 2019
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza
Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya saat ditemui di Setiabudi Building II, Jakarta Selatan, Selasa (24/5/2016). 

TRIBUNKALTIM.CO - Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya ditantang untuk pindah negara jika Prabowo Subianto menang Pilpres 2019.

Tak disangka, Yunarto Wijaya pun menerima tantangan tersebut dan pindah dari Indonesia jika Jokowi kalah.

Hal itu disampaikan Yunarto Wijaya, di akun Twitter miliknya, @yunartowijaya, Selasa (2/4/2019).

Tantangan itu berawal dari Tweet Fahri Hamzah soal kampanye para capres-cawapres.

Fahri Hamzah memposting dua foto yang ia klaim sebagai kampanye pasangan capres-cawapres nomor urut 01 dan 02.

Pada foto yang ditulis Kampanye 01, tampak seseorang sedang memegang sesuatu berwarna merah di tangan kanannya yang ia sodorkan ke penonton di bawah panggung.

Pria itu tampak mengenakan baju putih dan peci hitam.

Kemudian di foto yang tertulis Kampanye 02, tampak seseorang mirip Sandiaga Uno sedang berdiri di depan panggung disaksikan banyak massa.

"Bagaimana petahana bisa menang?

Di kampanye 01, money politics dari atas panggung.

Halaman
1234
Editor: ade mayasanto
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved