Boikot Pemilu, Egianus Kogoya: Siapapun Bawa Turun Pemilu di Wilayah Operasi Bakal Kami Tembak

KKB dibawah Egianus Kogoya bahkan telah menyiapkan pasukan untuk mengobrak-abrik ajang pemilu 2019.

Boikot Pemilu, Egianus Kogoya: Siapapun Bawa Turun Pemilu di Wilayah Operasi Bakal Kami Tembak
tribun-arafura
Egianus Kagoya disebut-sebut sebagai pimpinan kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB) yang diduga membatai sebanyak 31 pekerja yang sedang membangun jembatan di sungai Yigi-Aruak di Nduga, Papua. 

TRIBUNKALTIM.CO - Usai insiden kontak senjata antara Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua dengan anggota Brimob di Kabupaten Nduga, kini pimpinan KKB Egianus Kogoya kembali berulah.

Tak tanggung-tanggung, pentolan KKB Egianus Kogoya bahkan mengaku siap mengagalkan ajang pesta demokrasi yang akan digelar pada 17 April 2019 mendatang.

KKB dibawah Egianus Kogoya bahkan telah menyiapkan pasukan untuk mengobrak-abrik ajang pemilu 2019.

Hal ini seperti dikutip GridHot.ID dari akun Facebook Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat, TNPB.

Dalam sebuah unggahan tanggal 2 April 2019, Egianus Kogoya, menyatakan siap memboikot pemilu.

Egianus Kogoya mengaku melarang keras diselenggarakannya pemilu di kabupaten Nduga, Papua.

"Ekianus Kogeya Perintahkan 6 Bataljon Memboikot Pemilu 2019

TPNPBnews: Ndugama_30 Maret 2019, Panglima Komando Daerah Pertahanan (KODAP) III Ndugama, Brigjend.

Egianus Kogeya menyatakan dirinya bersama Pasukan terdiri dari 6 bataljon siap boikot Pemilihan umum (Pemilu) Indonesia 2019.

Brigjend. Egianus Kogeya umumkan dalam pernyataan tertulis bahwa 8 Distrik di wilayah itu warga sipil telah mengungsi total.

Halaman
1234
Editor: Kholish Chered
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved