Kebohongan Ratna Sarumpaet

Nanik S Deyang Bersaksi: Saya Sampai Bilang,Mbak Ratna Mau Menjatuhkan Prabowo?

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Nanik S Deyang mengaku kaget mendengar pengakuan Ratna

Nanik S Deyang Bersaksi: Saya Sampai Bilang,Mbak Ratna Mau Menjatuhkan Prabowo?
Kolase Tribun Kaltim
Nanik S Deyang dan Ratna Sarumpaet 

Nanik S Deyang Bersaksi: Saya Sampai Bilang,Mbak Ratna Mau Menjatuhkan Prabowo?

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Nanik S Deyang mengaku kaget mendengar pengakuan Ratna Sarumpaet telah berbohong terkait penganiayaan.

Ratna berbohong telah menjadi korban penganiayaan orang tidak dikenal di Bandung, Jawa Barat. Dia bahkan menduga Ratna ingin berbohong sekaligus menjatuhkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

"Saya sampai bilang, Mbak Ratna mau menjatuhkan Prabowo? Langsung dijawab Mbak Ratna, tidak. Dia bilang akan bertanggung jawab karena ini kesalahan dia," ujar Nanik saat bersaksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (2/4/2019).

Nanik S. Deyang (baju putih) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk menghadiri sidang keenam Ratna Sarumpaet pada Selasa (2/4/2019).
Nanik S. Deyang (baju putih) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk menghadiri sidang keenam Ratna Sarumpaet pada Selasa (2/4/2019). (KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA)

Ia mengatakan menanyakan hal itu karena Ratna sempat bercerita kepada Prabowo tentang penganiayaan yang dialami. Menurut dia, setelah mendengar cerita penganiayaan Ratna, Prabowo langsung menggelar konferensi pers pada 2 September 2018.

Setelah mengaku berbohong, Ratna meminta tolong Nanik menyampaikan permintaan maafnya kepada Prabowo dan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais.

"Dia minta tolong kepada saya untuk sampaikan permintaan maaf kepada Prabowo dan Pak Amien Rais," katanya.

Selain Nanik, jaksa penuntut umum juga menghadirkan tiga karyawan Ratna Sarumpaet sebagai saksi yakni Ahmad Rubangi, Saharudin, Makmur Yulianto alias Pele pada persidangan hari ini.

Atas kasus penyebaran berita bohong itu, Ratna didakwa dengan Pasal 14 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Hukum Pidana.

Jaksa juga mendakwa Ratna dengan Pasal 28 Ayat (2) jo Pasal 45 A Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

[Walda Marison]

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Nanik S Deyang: Saya Sampai Bilang, Mbak Ratna Mau Menjatuhkan Prabowo?", 

Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved