Berita Pemkab Kutai Barat

Sosialisasi Netralitas ASN Hadapi Pemilu, Bupati: Pemilu Penting untuk Menentukan Nasib Bangsa

Aparat Sipil Negara (ASN) yang tergabung dalam Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di lingkungan Pemkab Kutai Barat mengikuti sosialisasi

Sosialisasi Netralitas ASN Hadapi Pemilu, Bupati: Pemilu Penting untuk Menentukan Nasib Bangsa
IST/HUMAS
NETRALITAS ASN - Ketua Dewan Pembina Korpri Provinsi Kaltim Dr Meiliana didampingi Bupati Kubar FX Yapan dan Wakil Bupati Edyanto Arkan menyalami peserta sosilisasi netralitas ASN menghadapi Pemilu 2019. 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Aparat Sipil Negara (ASN) yang tergabung dalam Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di lingkungan Pemkab Kutai Barat mengikuti sosialisasi tentang pentingnya netralitas ASN menghadapi Pemilu Legislatif dan Presiden 2019, bertempat di Gedung Aji Tullur Jejangkat, Kantor Bupati Kubar, Selasa (2/4) pagi.

Ketua Dewan Pembina Korpri Provinsi Kaltim Dr Meiliana dalam sambutannya menghimbau agar Korpri turut serta menyukseskan pemilu yang akan berlangsung pada 17 April 2019 mendatang.

Dengan tetap menjunjung tinggi azas Langsung Umum dan Rahasia (Luber), tetapi tetap menjalankan roda pemerintah dengan bersih, pelayanan prima terhadap masyarakat, berdasarkan UUD, Pancasila ditengan Bhineka Tunggal Ika.

Seorang Ibu Diduga Ajak Dua Anaknya Tabrakkan Diri ke Kereta Api, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

VIDEO - Penjelasan Jorge Lorenzo Soal Startnya yang Buruk di MotoGP Argentina 2019 Akhir Pekan Lalu

Meiliana juga berharap Korpri mampu mengabdikan diri secara profesional, dan sebagai wadah berhimpun untuk tukar pendapat dan berbagi ilmu demi pelayan publik yang lebih baik.

Sesuai semboyan Korpri sebagai abdi negara, abdi pemerintah dan abdi masyarakat, dan pemersatu bangsa di tengah perbedaan pilihan.

Pemkab Berau terus berupaya meningkatkan disiplin Aparatur Sipil Negara, mulai dari pemenuhan jam kerja, peningkatan kinerja, hingga soal seragam kerja.
Pemkab Berau terus berupaya meningkatkan disiplin Aparatur Sipil Negara, mulai dari pemenuhan jam kerja, peningkatan kinerja, hingga soal seragam kerja. (Tribun Kaltim/GEAFRY NECOLSEN)

Lanjut Meiliana, Korpri dituntut netralitas sesuai sumpah jabatan yang pernah diikrarkan, tetapi tetap menggunakan hak pilih sesuai hati nurani, menjaga keamanan, dan menjadi pelopor demokrasi yang lebih dewasa.

Bupati Kubar FX Yapan mengatakan, Pemilu menjadi sangat penting dalam menentukan nasib bangsa ini. Secara garis besar melalui pemilu inilah rakyat diberikan kesempatan memilih wakil rakyat dan wakil daerah yang diyakini mampu membawa masa depan dan kesejahteraan yang lebih baik.

Nama Kapolres Kukar Dicatut, Pelaku Tipu Pengusaha Asal Samarinda Rp 100 Juta

Ini Sejumlah Fakta tentang Fabiano Beltrame dan Perasaannya Setelah Sepekan Bersama Persib Bandung

Hal ini sesuai tujuan nasional yang telah tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Sadar akan arti penting menjaga keberlangsungan Pemilu dengan aman dan damai maka diperlukan sikap netralitas terlebih khusus bagi para ASN.

Selaku abdi masyarakat, abdi negara dan warga negara Indonesia diharapkan mendukung pemilu yang berintegritas, taat asas dan menjadi pemilih yang cerdas mampu bersinergi dengan baik. Cerdas juga menunjukkan adanya kematangan dalam berdemokrasi.

Pengacara Vanessa Angel Ungkap Kliennya hingga Kini Berada di Sel Isolasi, Begini Kondisinya

"Dengan pola pikir yang cerdas pula hendaknya kita sadar bahwa kebebasan untuk memilih tentu saja tidak akan bisa memungkiri adanya perbedaan-perbedaan, tetapi saya harap tetap bersatu di bawah naungan NKRI," tandasnya. (hms36)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved