Hipmi Tax Center Ungkapkan Tiket Pesawat Mahal Rugikan Bisnis dan Daerah

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Tax Center menyayangkan harga tiket pesawat yang masih mahal melemahkan pergerakan ekonomi daerah.

Hipmi Tax Center Ungkapkan Tiket Pesawat Mahal Rugikan Bisnis dan Daerah
Tribunkaltim.co/ilo
Ilustrasi - Harga tiket pesawat terbang meroket, melesat tinggi. Ini dialami oleh warga di Kalimantan Timur. Bagi siapa saja yang ingin naik transportasi udara kini mesti keluarkan uang yang bernominal sangat besar bukan uang bernilai recehan. 

Namun Hipmi menilai keputusan itu tidak tepat sebab tarif batas bawah justru dinaikan.

Seharusnya kata Ajib, Kemenhub mengambil jalan menurunkan tarif batas atas pesawat sehingga maskapai langsung melakukan penyesuaian tarif.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menetapkan tarif batas bawah maskapai penerbangan berjadwal kelas ekonomi menjadi paling rendah sebesar 35 persen dari tarif batas atas.

Hal ini tercantum dalam Peraturan Menteri yang baru dikeluarkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

BMKG: Gempa Hari Ini 4 April 2019 Dua Kali Guncang Indonesia, Terkuat Capai 5 SR di Sulawesi Utara 

Live Streaming Piala Presiden Kalteng Putra vs Arema, Laskar Isen Mulang Yakin Lolos Final

"Kami merilis dua regulasi, satu mengenai Peraturan Menteri (Permen) Nomor 20 kemudian Keputusan Menteri Nomor 72 yang isinya mengenai masalah tarif untuk penerbangan," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Nur Isnin dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (29/3/2019).

Peraturan baru yang dikeluarkan Kemenhub Jumat ini adalah Permenhub Nomor 20/2019 dan Keputusan Menteri Nomor 72/2019.

"Rata-rata di 35 persen dari (tarif batas) atas. Rata-rata seperti itu. Berlaku hari ini," ujar Isnin.

Permen Nomor 20 tersebut menggantikan Permen 14 Nomor 2016 di mana dalam Pasal 9 ayat 3 di ketentuan lama, batas bawah tarif batas bawah hanya sebesar 30 persen.

Adapun kenaikan batas bawah menjadi 35 persen tersebut merupakan nominal yang diambil dari tarif batas atas.

Sebagai gambaran, jika harga tiket penerbangan kelas ekonomi sebesar Rp 1 juta, maskapai tidak boleh memasang tarif paling murah lebih rendah dari Rp 350.000 (35 persen) setelah pemberlakuan aturan ini.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved