Kardus Keempat yang Berisi Amplop Uang "Serangan Fajar" Bowo Sidik Mulai Dibongkar KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi mulai membuka tabir isi kardus keempat berisi amplop yang merupakan punya Bowo Sidik Pangarso politisi Golkar.

Kardus Keempat yang Berisi Amplop Uang
HO/ Bawaslu Kaltim
Stiker tolak politik uang. Kini Komisi Pemberantasan Korupsi mulai membuka tabir isi kardus keempat berisi amplop yang merupakan punya Bowo Sidik Pangarso politisi Golkar caleg wilayah Jawa Tengah. 

TRIBUNKALTIM.CO - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK mulai membuka kardus keempat yang berisi amplop pecahan uang Rp 20.000 dan Rp 50.000.

Sebelumnya, pada Selasa (2/4/2019) KPK sudah membuka tiga kardus.

Empat kardus ini bagian dari total 82 kardus dan 2 kotak wadah plastik yang berisi 400.000 amplop uang dengan nilai Rp 8 miliar.

Mengapa AS Ingin Rusia Keluar dari Venezuela ? Padahal AS Punya Markas di Seluruh Dunia

Asal Usul Ayam Geprek, Ternyata dari Keisengan Buat Ayam Crispy Plus Sambal

Warga Kaltim Banyak yang Berurusan dengan Leasing, Pelajari Hak dan Kewajibannya

Kardus-kardus itu disita dalam operasi tangkap tangan ( OTT) yang menjerat anggota DPR Bowo Sidik Pangarso.

"Perkembangan penghitungan uang di amplop, sampai siang ini tim mulai masuk pada kardus keempat," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulis, Kamis (4/4/2019).

Sejauh ini, kata Febri, tim KPK sudah membuka 15 ribu amplop uang. Adapun nilai totalnya Rp 300 juta.

Per Selasa lalu, KPK mengeluarkan uang dengan nilai sekitar Rp 246 juta dari amplop uang dalam tiga kardus.

KPK akan terus menghitung jumlah uang dari setiap amplop.

Pembangunan di Tanjung Selor Dapat Jadi Model Pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Kota Lain

Gian Zola Diminati klub Lain, Miljan Radovic Isyaratkan Pengurangan Pemain di Persib Bandung

Hasil perhitungan itu nantinya akan menjadi informasi yang dituangkan dalam berkas acara dalam kasus ini.

Febri menjelaskan, pihaknya membutuhkan waktu untuk menuntaskan pembongkaran kardus lainnya.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved