Krisis Venezuela

Mengapa AS Ingin Rusia Keluar dari Venezuela ? Padahal AS Punya Markas di Seluruh Dunia

Si Rusia melalui Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov menanggapi permintaan Amerika Serikat agar mereka meninggalkan Venezuela yang lagi krisis ekonomi.

Mengapa AS Ingin Rusia Keluar dari Venezuela ? Padahal AS Punya Markas di Seluruh Dunia
CRISIS GROUP
Krisis ekonomi di Venezuela. Warga Venezuela marah karena bahan pokok langka. Rakyat mengalami kelaparan. Negara ini jatuh miskin dianggap ada yang salah kelola. Awalnya masyarakat di Venezuela diberi fasilitas subisidi yang luar biasa. 

"Apa yang pemerintah lakukan? Tidak ada. Mereka tidak akan menolong kami. Tidak ada seorang pun yang akan melakukannya," katanya.

Rusia: Mengapa AS Ingin Kami Keluar dari Venezuela, Padahal Mereka Punya Markas di Seluruh Dunia?

Rusia melalui Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov menanggapi permintaan Amerika Serikat ( AS) agar mereka meninggalkan Venezuela.

Baik Presiden Donald Trump maupun Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton mengatakan agar Kremlin memutuskan hubungan militer dengan Venezuela.

Pernyataan itu muncul setelah Rusia mengerahkan 100 orang pasukan dan 35 ton peralatan militer dengan dua pesawat di Caracas pada Maret lalu.

Diwartakan Newsweek Rabu (3/4/2019), dalam wawancara dengan harian lokal Moskovskij Komsomolets, Lavrov menyebut komentar itu "arogan".

"Mengapa mereka mengatakan negara di luar kawasan Barat dilarang berkepentingan di sana? Jadi, apa yang AS lakukan?" tanya Lavrov.

Dia kemudian meminta agar dibuka peta yang memperlihatkan markas AS.

"Seluruh dunia penuh dengan titik merah dan menampilkan risiko," terang Lavrov.

Newsweek memberitakan berdasarkan peta 2015, Washington mempunyai sekitar 800 markas.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved