Sedang Bersantai di Teras, Seorang Pria Tertembak Peluru Nyasar; Nyawanya Tak Tertolong

Eko menuturkan tiba-tiba terdengar suara sekelompok orang diperkirakan berjumlah 6-8 orang bertengkar heboh.

Sedang Bersantai di Teras, Seorang Pria Tertembak Peluru Nyasar; Nyawanya Tak Tertolong
Kompas.com
Ilustrasi jenazah 

Sedangkan kondisi Komeng yang terbaring di tanah bersimbah darah, saksi lalu melarikannya ke RS Imelda di Jalan Bilal.

Namun rupanya Komeng tak dapat diselamatkan nyawanya.

"Sampai di rumah sakit sudah nggak bisa di tolong lagi. Mereka bilang nggak sanggup lagi, karena sudah tembus ke jantung. Komeng akhirnya meninggal dunia," ujar Eko dengan raut wajah sedih.

Sedangkan saksi lain, warga sekitar Pipi Hariyanti (28) juga mengaku mendengar suara tembakan berulang kali.

Ia lalu melihat pelaku menaiki sepeda motor RX King.

Sebagian pelaku berlari dari arah rumah korban.

"Aku kira suara apa, rupanya suara tembakan. Aku terus keluar dan melihat ada tiga orang pegang tembak panjang-panjang. Tiga lainnya sudah lari. Mereka naik sepeda motor RX King. Wajahnya nggak terlalu nampak mereka lari dari arah rumah korban bahkan salah satu pelaku sempat jatuh," kata Pipi.

Sedang dikatakannya, postur pelaku memiliki badan tegap, memakai topi dan masker.

"Kejadiannya sebentar aja sekitar 5 menit palingan. Mereka pakai baju hitam badannya tegap-tegap dan pakai topi. Mereka juga pakai masker," sambungnya.

Tangisan Ibu Korban

Halaman
1234
Editor: Kholish Chered
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved