Darurat Narkoba

Tak Ada Kelurahan yang Bersih dari Narkoba, Begini Respon Pemkot Samarinda

Bahkan, Humas Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Samarinda, Ahmat Fadholi menyebut, nyaris tak ada kelurahan di Samarinda yang bersih dari narkoba.

Tak Ada Kelurahan yang Bersih dari Narkoba, Begini Respon Pemkot Samarinda
HO/Satresnarkoba Polresta Samarinda
Pelaku peredaran narkotika jenis sabu diamankan Satresnarkoba Polresta Samarinda, Jumat (5/4/2019). 

Laporan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Peredaran narkoba sudah sangat masif.

Termasuk di Ibu Kota Provinsi Kaltim, Samarinda.

Bahkan, Humas Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Samarinda, Ahmat Fadholi menyebut, nyaris tak ada kelurahan di Samarinda yang bersih dari narkoba.

"Tapi, hampir seluruh kelurahan di Samarinda tidak bersih dari narkoba, belinya ya di daerah-daerah itu. Daerah pinggiran kota seperti Palaran, Loa Janan Ilir, hingga Pulau Atas ada pecandu dan pengedar narkoba juga," ucap Humas BNNK Samarinda, Ahmat Fadholi.

Maraknya peredaran narkoba ini tak dibantah oleh Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda, Sugeng Chairuddin.

Sugeng tak menampik pernyataan tak ada kelurahan di Kota Tepian yang bersih dari narkoba.

"Ya itu benar (tak ada yang bersih dari narkoba). Logika saja. Karena memang peredaran narkotika begitu massif dan sudah masuk ke semua lapisan," kata Sugeng, Sabtu (6/4/2019).

Soal pemberantasan narkoba, menurut Sugeng, sudah menjadi tugas utama seluruh lapisan masyarakat. Terutama, dari unit terkecil yakni keluarga. "Ini tugas bersama. Tak bisa diselesaikan satu dua instansi. Terutama keluarga yang harus selalu mengontrol," katanya lagi.

Jangan sampai, kata Sugeng, karena lalai, anak dan keluarga turut menjadi korban narkoba.

Halaman
1234
Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved