Polemik Pabrik Semen

Aliansi Masyarakat Peduli Karst Kecam Aksi Represif Aparat, 8 Anggota AMPK Dilarikan ke Rumah Sakit

Humas AMPK Andi Muhammad Akbar mengecam tindakan represif yang dilakukan aparat kepolisian dan Satpol PP.

Aliansi Masyarakat Peduli Karst Kecam Aksi Represif Aparat, 8 Anggota AMPK Dilarikan ke Rumah Sakit
TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Karst (AMPK) Kaltim menyalakan lilin bertuliskan tolak pabrik semen di depan kantor gubernur Kaltim, Senin (8/4/2019) malam. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Humas Aliansi Masyarakat Peduli Karst atau AMPK Andi Muhammad Akbar mengecam tindakan represif yang dilakukan aparat kepolisian dan Satpol PP yang menyebabkan beberapa anggota AMPK dilarikan ke rumah sakit Dirgahayu dan belasan lainya luka ringan.

Diketahui, aksi penolakan pembangunan pabrik semen di kawasan karst Sangkulirang Mangkalihat yang digelar AMPK di depan Kantor Gubernur Kaltim, Senin (8/4/2019) berlangsung ricuh.

Puluhan massa AMPK terlibat bentrok dengan para personel polisi dan Satpol PP.

"AMPK mengecam tindakan kejadian seperti ini. Tindakan brutal yang dilakukan polisi dan Satpol PP adalah bentuk penghinaan menyampaikan pendapat di muka umum," kata Humas Aliansi Masyarakat Peduli Karst (AMPK) Andi Muhammad Akbar, Senin (8/4/2019).

Akbar, sapaan akrabnya, menilai, aparat keamanan tak punya landasan kuat membubarkan aksi yang mereka gelar.

Dia menceritakan, awal mula kericuhan terjadi saat kawan-kawannya, menggoyangkan pagar halaman kantor gubernur sambil berorasi.

"Justru Satpol PP membukakan pagar dan Satpol PP serta Polisi menerjang massa aksi teman-teman. Ini di luar nalar kemanusiaan. Kita anggap ini didesain untuk memukul mundur gerakan kawan-kawan" kata Akbar.

Kericuhan, lemparan batu, dan aksi saling pukul tak terhindari. Dari info yang ia peroleh, delapan anggota AMPK dilarikan ke rumah sakit Dirgahayu.

Sementara belasan lainnya mengalami luka dan benjol karena pukulan dan benda tumpul lainnya.

Di sisi lain, korban luka juga diderita aparat keamanan.

Halaman
123
Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved