Liga Champions

VIDEO Kilas Balik Final Liga Champions UEFA dari Tahun 1993 hingga 2018, Ada Klub Paling Sial

Final Liga Champions UEFA dari tahun ke tahun selalu menyedot perhatian pencinta sepak bola di penjuru dunia

Penulis: Syaiful Syafar | Editor: Januar Alamijaya

TRIBUNKALTIM.CO - Final Liga Champions UEFA dari tahun ke tahun selalu menyedot perhatian pencinta sepak bola di penjuru dunia.

Final Liga Champions UEFA layaknya partai final Piala Dunia FIFA

Meski di final Liga Champions UEFA yang bertarung adalah klub sepak bola Eropa, namun klub-klub tersebut rata-rata dihuni pemain-pemain bintang dari berbagai negara.

Para pemain Real Madrid merayakan keberhasilan menjuara Liga Champions UEFA seusai mengalahkan Liverpool pada laga final di Kiev, 26 Mei 2018.
Para pemain Real Madrid merayakan keberhasilan menjuara Liga Champions UEFA seusai mengalahkan Liverpool pada laga final di Kiev, 26 Mei 2018. (AFP/PAUL ELLIS)

Untuk diketahui, Liga Champions UEFA merupakan kompetisi sepak bola musiman yang dibentuk sejak tahun 1955. Namun kala itu masih bernama Piala Champions Eropa.

Barulah pada musim 1992-1993 kompetisi itu memakai nama Liga Champions UEFA.

Awalnya, hanya juara dari masing-masing liga nasional di Eropa dan juara bertahan dari kompetisi inilah yang diizinkan untuk berpartisipasi.

Namun, peraturan ini berubah pada tahun 1997 dengan mengizinkan peringkat dua pada liga-liga terkuat di Eropa untuk mengikuti kompetisi.

Trofi Liga Champions UEFA.
Trofi Liga Champions UEFA. (IST)

Juara bertahan tidak lolos secara otomatis hingga aturan ini diubah pada tahun 2005 untuk memungkinkan Liverpool mengikuti kompetisi.

Sebab, Liverpool yang kala itu berstatus juara bertahan Liga Champions malah terpuruk di klasemen Liga Inggris.

Liverpool juara Liga Champions UEFA tahun 2005.
Liverpool juara Liga Champions UEFA tahun 2005. (Daily Express)

UEFA memberikan lencana kehormatan bagi klub yang telah memenangkan Liga Champions tiga kali berturut-turut, atau lima kali secara keseluruhan.

Enam tim telah mendapatkan hak istimewa ini, yakni Real Madrid, Ajax Amsterdam, Bayern Munchen, AC Milan, Liverpool dan Barcelona.

Sampai dengan tahun 2009, klub yang telah mendapatkan lencana ini diizinkan untuk menyimpan trofi Liga Champions dan piala baru akan menggantikannya.

Sejak tahun 2009, tim pemenang setiap tahun menerima replika piala dengan ukuran yang sama, sedangkan yang asli disimpan oleh UEFA.

Sejak dimulai 1955 silam, secara keseluruhan sudah ada 22 klub yang telah memenangkan Piala atau Liga Champions UEFA.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved