Breaking News

BREAKING NEWS - Rusdiana Buronan Kasus RPU Balikpapan Ditangkap Polisi di Sultra

Rusdiana ditangkap oleh Tim Penyidik Polres Balikpapan, dipimpin Kanit Tipidkor Ipda Hasan.

BREAKING NEWS -  Rusdiana Buronan Kasus RPU Balikpapan Ditangkap Polisi di Sultra
Tribun Kaltim/Budi Susilo
HMI cabang Kota Balikpapan lakukan unjuk rasa soal penegakkan hukum atas dugaan korupsi pada proyek Rumah Potong Unggas di DPRD Balikpapan, Jl Jenderal Sudirman, Kota Balikpapan, Kamis (30/8/2018) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Rabu (10/4/2019) jadi hari terakhir pelarian Rusdiana, tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi Rumah Potong Unggas (RPU).

Dari sumber kepolisian terpercaya Tribunkaltim.co, tersangka yang bakal jadi kunci terungkapnya scara terang praktik persekongkolan jahat pidana korupsi RPU Kota Balikpapan diamankan di Sulawesi Tenggara atau Sultra.

Rusdiana ditangkap oleh Tim Penyidik Polres Balikpapan, dipimpin Kanit Tipidkor Ipda Hasan.

Diketahui, saat ini tersangka dalam perjalanan menuju Balikpapan, Kalimantan Timur. Dikabarkan tersangka sampai di Balikpapan sore hari.

Saat dikonfirmasi Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya mengaku belum menerima laporan penangkapan tersangka kasus RPU Balikpapan yang merugikan negara hingga Rp11 miliar tersebut.

"Informasi dari mana? Belum ada info masuk, nih. Saya cek dulu ya ke penyidiknya," katanya saat dihubungi lewat sambungan telepon.

Untuk diketahui, Rusdiana masuk satu di antara tersangka kasus dugaan korupsi RPU. Tersangka yang lain ada AK, Rat, Nor, Ch, Yos, Sel, dan AW.

Suasana aksi HMI Balikpapan depan Kantor Wali Kota Balikpapan terkait RPU
Suasana aksi HMI Balikpapan depan Kantor Wali Kota Balikpapan terkait RPU (Tribun Kaltim/Aris Joni)

Posisi Rusdiana diduga memiliki peran utama, aktor kunci kasus RPU Balikpapan ini. Dia bagian dari masyarakat yang dalam praktiknya berperan sebagai pihak ketiga, melakukan pembebasan lahan seluas 2,5 hektare yang bergerak sebagai negosiator antara pemerintah kota dan pemilik lahan.

Mencuatnya `bau amis' kasus dugaan korupsi RPU Balikpapan ini sekitar Maret 2016. Pengawal kasus ini bermula oleh Polres Balikpapan yang melakukan penyelidikan namun tidak berjalan berhenti hingga dua tahun, tidak sempat tuntas.

Mengacu pada perhitungan dari tim auditor BPKP Perwakilan Kaltim, kasus dugaan korupsi RPU Balikpapan ini sampai menimbulkan kerugian negara mencapai angka sekitar Rp 11 miliar.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved