Liga Champions

Dini Hari Nanti Ajax Amsterdam vs Juventus, Simak Kilas Balik di Final Liga Champions 1996

Dini hari nanti, Kamis (11/4/2019), duel Ajax Amsterdam vs Juventus bakal tersaji dalam perempat final leg pertama Liga Champions 2018/2019.

Dini Hari Nanti Ajax Amsterdam vs Juventus, Simak Kilas Balik di Final Liga Champions 1996
Juventus.com
Duel final Liga Champions 1996 antara Ajax Amsterdam vs Juventus. Laga yang dimainkan di Stadion Olimpico Roma itu berlangsung sengit hingga babak adu penalti. 

Kilas Balik Final Liga Champions 1993-2018

Final Liga Champions UEFA dari tahun ke tahun selalu menyedot perhatian pencinta sepak bola di penjuru dunia.

Final Liga Champions UEFA layaknya partai final Piala Dunia FIFA.

Meski di final Liga Champions UEFA yang bertarung adalah klub sepak bola Eropa, namun klub-klub tersebut rata-rata dihuni pemain-pemain bintang dari berbagai negara.

Untuk diketahui, Liga Champions UEFA merupakan kompetisi sepak bola musiman yang dibentuk sejak tahun 1955. Namun kala itu masih bernama Piala Champions Eropa.

Barulah pada musim 1992-1993 kompetisi itu memakai nama Liga Champions UEFA.

Awalnya, hanya juara dari masing-masing liga nasional di Eropa dan juara bertahan dari kompetisi inilah yang diizinkan untuk berpartisipasi.

Namun, peraturan ini berubah pada tahun 1997 dengan mengizinkan peringkat dua pada liga-liga terkuat di Eropa untuk mengikuti kompetisi.

Juara bertahan tidak lolos secara otomatis hingga aturan ini diubah pada tahun 2005 untuk memungkinkan Liverpool mengikuti kompetisi.

Sebab, Liverpool yang kala itu berstatus juara bertahan Liga Champions malah terpuruk di klasemen Liga Inggris.

UEFA memberikan lencana kehormatan bagi klub yang telah memenangkan Liga Champions tiga kali berturut-turut, atau lima kali secara keseluruhan.

Enam tim telah mendapatkan hak istimewa ini, yakni Real Madrid, Ajax Amsterdam, Bayern Munchen, AC Milan, Liverpool dan Barcelona.

Sampai dengan tahun 2009, klub yang telah mendapatkan lencana ini diizinkan untuk menyimpan trofi Liga Champions dan piala baru akan menggantikannya.

Sejak tahun 2009, tim pemenang setiap tahun menerima replika piala dengan ukuran yang sama, sedangkan yang asli disimpan oleh UEFA.

Sejak dimulai 1955 silam, secara keseluruhan sudah ada 22 klub yang telah memenangkan Piala atau Liga Champions UEFA.

Real Madrid memegang rekor juara terbanyak, setelah memenangkan kompetisi sebanyak 13 kali, termasuk edisi perdana.

Mereka juga telah memenangkan kompetisi secara berturut-turut paling banyak, juara lima kali dari tahun 1956 hingga 1960.

Kemudian Juventus menjadi tim tersering yang menjadi peringkat dua setelah kalah dalam tujuh final.

Adapun Atletico Madrid tampil sebagai satu-satunya tim yang telah mencapai tiga final tanpa memenangkan kompetisi.

Lalu klub Stade de Reims dan Valencia telah menjadi peringkat dua sebanyak dua kali tanpa memenangkan kompetisi.

Spanyol menjadi negara yang paling banyak menghasilkan juara, dengan 18 gelar dari dua klub.

Italia menghasilkan 12 juara dari tiga klub dan Inggris menghasilkan 12 juara dari lima klub.

Tim Inggris dilarang mengikuti kompetisi selama lima tahun setelah Tragedi Heysel pada tahun 1985.

Berikut kilas balik laga final sejak kompetisi ini memakai nama Liga Champions UEFA:

  • 1993: Marseille vs AC Milan: 1-0 (Olympiastadion, München)
  • 1994: AC Milan vs Barcelona: 4-0 (Olympic Stadium, Athena)
  • 1995: Ajax Amsterdam vs AC Milan: 1-0 (Stadion Ernst Happel, Wina)
  • 1996: Ajax Amsterdam vs Juventus: 1-1 (2-4 adu penalti) (Stadio Olimpico, Roma)
  • 1997: Borussia Dortmund vs Juventus: 3-1 (Olympiastadion, Munich)
  • 1998: Real Madrid vs Juventus: 1-0 (Amsterdam ArenA)
  • 1999: Manchester United vs Bayern Munchen: 2-1 (Stadion Camp Nou, Barcelona)
  • 2000: Real Madrid vs Valencia: 3-0 (Stade de France, Saint-Denis)
  • 2001: Bayern Munchen vs Valencia: 1-1 (5-4 adu penalti) (San Siro, Milan)
  • 2002: Bayer Leverkusen vs Real Madrid: 1-2 (Hampden Park, Glasgow)
  • 2003: Juventus vs AC Milan: 0-0 (2-3 adu penalti) (Stadion Old Trafford, Manchester)
  • 2004: AS Monaco vs FC Porto: 0-3 (Arena AufSchalke, Gelsenkirchen)
  • 2005: Liverpool vs AC Milan: 3-3 (3-2 adu penalti) (Atatürk Olympic Stadium, Istanbul)
  • 2006: Barcelona vs Arsenal: 2-1 (Stade de France, Saint-Denis)
  • 2007: AC Milan vs Liverpool: 2-1 (Stadion Olimpiade, Athena)
  • 2008: Manchester United vs Chelsea: 1-1 (6-5) (Stadion Luzhniki, Moskwa)
  • 2009: Barcelona vs Manchester United: 2-0 (Stadio Olimpico, Roma)
  • 2010: Bayern Munchen vs Inter Milan: 0-2 (Stadion Santiago Bernabéu, Madrid)
  • 2011: Barcelona vs Manchester United: 3-1 (Stadion Wembley, London)
  • 2012: Bayern Munchen vs Chelsea: 1-1 (3-4 adu penalti) (Allianz Arena, München)
  • 2013: Borussia Dortmund vs Bayern Munchen: 1-2 (Stadion Wembley, London)
  • 2014: Real Madrid vs Atlético Madrid: 4-1 ( Estádio da Luz, Lisbon)
  • 2015: Juventus vs Barcelona: 1-3 (Stadion Olimpiade Berlin, Berlin)
  • 2016: Real Madrid vs Atlético Madrid: 1-1 (5-3 adu penalti) (San Siro, Milan)
  • 2017: Juventus vs Real Madrid: 1-4 (Stadion Millennium, Cardiff)
  • 2018: Real Madrid vs Liverpool: 3-1 (Stadion NSC Olimpiyskiy, Kiev)

Simak videonya:

Like Fanpage Facebook:

Follow Instagram:

Subscribe Channel YouTube:

(TribunKaltim.co/Syaiful Syafar)

Penulis: Syaiful Syafar
Editor: Januar Alamijaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved