Jualan Sabu di Rumah, IRT di Kelurahan Mugirejo Samarinda Diciduk Kepolisian

Jajaran Polsek Sungai Pinang Kota Samarinda mengamankan ibu rumah tangga (IRT) yang nyambi sebagai penjual narkotika jenis sabu.

Jualan Sabu di Rumah, IRT di Kelurahan Mugirejo Samarinda Diciduk Kepolisian
Ilustrasi canva/tribunkaltim
Ilustrasi sabu 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Jajaran Polsek Sungai Pinang Kota Samarinda mengamankan ibu rumah tangga (IRT) yang nyambi sebagai penjual narkotika jenis sabu.

Pengungkapan itu dilakukan pada Minggu (7/4/2019) lalu, sekitar pukul 22.30 Wita, di jalan Perintis, Gang Sukun, RT 36, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang.

Pengungkapan itu sendiri berdasarkan laporan dari masyarakat yang tidak ingin lingkungan tempat tinggalnya dijadikan sebagai tempat transaksi narkoba.

Update Kasus Audrey - Di Twitter Muncul Informasi Audrey Bukan Korban Pertama, Audrey Korban Kedua

Deretan Fakta Son Heung Min Pencetak Gol Tunggal Liga Champions Man City vs Tottenham Dini Hari Tadi

Film Clip Avengers Endgame Rilis Kemarin, ini Tanggapan Penggemar Marvel di Balikpapan

Setelah ditelusuri, Kepolisian akhirnya melakukan penggrebekan disebuah rumah. Di rumah tersebut ditemukan dua orang yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika.

Setelah menjalani pemeriksaan, Kepolisian akhirnya menetapkan seorang pelaku, yakni Merry Handayani (34).

"Memang ada dua orang saat itu, namun setelah dilakukan pemeriksaan, hanya satu orang kita tetapkan sebagai pelaku," ucap Kapolsek Sungai Pinang, Kompol Nono Rusmana, Rabu (10/4/2019).

Sedangkan barang bukti sabu, didapatkan Kepolisian saat melakukan penggeledahan keseluruh sudut rumah, sabu ditemukan di dalam dompet biru wanita yang diletakan di kasur.

47 Anggotanya tak Lulus Seleksi P3K Samarinda, Ini yang Akan Dilakukan Forum Tenaga Honor Kaltim

Prakiraan Cuaca Samarinda Rabu (10/4/2019), Terjadi Hujan Lokal di Siang dan Malam Hari

12 Siswi SMA Pengeroyok Audrey Bisa Diproses Hukum? Ini Penjelasannya

Terdapat 9 poket sabu siap edar seberat 6 Gram, serta timbangan bentuk sendok, plastik klip, handphone (HP), dan uang tunai senilai Rp 800 ribu.

Kompol Nono menjelaskan, sebelum pelanggannya datang untuk mengambil sabu, terlebih dahulu melakukan komunikasi via HP guna pemesanan.

"Komunikasi pemesanan pakai HP, kita amankan juga HP itu, termasuk uang tunai hasil penjualan. Pelaku ini IRT, untuk keterangan lanjutan masih kita dalami lagi," jelasnya.

Gusar dengan Tingkah Paparazzi, Ini yang Dilakukan Pemeran Black Widow Scarlett Johansson

Jokowi vs Prabowo di Pilpres 2019, Berikut Deretan Artis Tanah Air yang Dukung Paslon Jagoannya

Sedangkan sabu didapatkan pelaku oleh seorang pria berinisial AR, yang saat ini masih dicari oleh Kepolisian.

"Masih kita kembangkan lagi. Jika ada informasi mengenai transaksi maupun pengguna narkoba, segera laporkan ke kami, akan kami tindaklanjuti," pungkasnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved