Pemilu 2019

Bawaslu Sebut Video Surat Suara Tercoblos di Malaysia Tidak Hoaks, Jokowi: Ya Dicek Sajalah!

Bawaslu menyebut jika mengenai informasi viral ratusan surat suara Pemilu 2019 tercoblos di Malaysia tidak hoaks.

Bawaslu Sebut Video Surat Suara Tercoblos di Malaysia Tidak Hoaks, Jokowi: Ya Dicek Sajalah!
TRIBUNKALTIM/ARIS JONI
ILUSTRASI - Sekretaris KPU Kota Balikpapan, Syabrani saat menunjukkan surat suara yang rusak, robek di bagian tengah-tengah surat suara untuk Pemilu 2019 di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (21/3/2019). Info baru ada kabar, Bawaslu menyebut jika mengenai informasi foto dan video viral ratusan surat suara Pemilu 2019 tercoblos di Malaysia tidak hoaks. 

TRIBUNKALTIM.CO - Beredarnya sejumlah foto dan video surat suara tercoblos, Pemilu 2019  di Malaysia itu, ditanggapi Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu.

Rupanya, Bawaslu menyebut jika mengenai informasi viral ratusan surat suara tercoblos, Pemilu 2019 di Malaysia tidak hoaks.

Diketahui, diyakini Bawaslu jika informasi ratusan surat suara tercoblos di Malaysia tidak hoaks, karena Bawaslu melihat dan mendengar dari video tersebut dinilai asli.

WartaKotaLive melansir Kompas.com anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja menegaskan jika video surat suara  tercoblos Pemilu 2019 di Selangor, Malaysia, bukan berita bohong.

Kejadian ini ditemukan oleh petugas Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kuala Lumpur.

"Dari perbincangan yang ada ini bukan hoaks," kata Bagja saat dihubungi, Kamis (11/4/2019).

Meski begitu, Bawaslu belum dapat memastikan jumlah surat suara tercoblos itu.

Video yang menggambarkan sejumlah warga menggerebek sebuah ruko kosong yang dijadikan sebagai gudang penyimpanan puluhan kantong hitam berisi surat suara tercoblos.
Video yang menggambarkan sejumlah warga menggerebek sebuah ruko kosong yang dijadikan sebagai gudang penyimpanan puluhan kantong hitam berisi surat suara tercoblos. (Warta Kota/Istimewa)

Bawaslu juga belum dapat menyampaikan apakah surat suara tercoblos itu hanya surat suara calon anggota DPR RI atau ada yang lainnya.

Menurut Bagja, pihaknya masih melakukan rapat pleno terkait kejadian ini.

"Kan harus diteliti surat suaranya asli atau tidak, apakah memang surat suara dari KPU atau bukan, kemudian di mana kejadiannya. Kan ada beberapa video, ada yang lagi nyoblos, itu dari pengawas yang sama atau tidak," ujar Bagja.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved