Pemilu 2019

Terungkap Ada 7 ASN di Kalimantan Timur Dikenakan Sanksi karena Pelanggaran Pemilu

ASN yang terbukti Pelanggaran Pemilu di Kalimantan Timur ada 7. Bawaslu ungkap ASN tidak hanya dari ASN saja, melainkan ada juga dari tenaga kontrak.

Terungkap Ada 7 ASN di Kalimantan Timur Dikenakan Sanksi karena Pelanggaran Pemilu
The Tanjungpura Times
Ilustrasi, seragam yang biasa dikenakan para ASN di lingkungan Pemda Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Hingga saat ini, terdapat sebanyak tujuh Aparatur Sipil Negara atau ASN di Kalimantan Timur (Kaltim) yang telah diberikan sanksi terkait Pelanggaran Pemilu.

Hal tersebut diutarakan langsung Ketua Bawaslu Kaltim, Saipul Bachtiar usai kegiatan kuliah umum di Universitas Balikpapan pada Kamis (11/4/2019) siang.

Dikatakan Saipul Bachtiar, tujuh ASN tersebut tidak hanya dari ASN saja, melainkan ada juga dari tenaga kontrak, honorer.

Saipul Bachtiar merincikan, tujuh ASN yang tercatat melakukan pelanggaran pemilu tersebut diantaranya Kutai Timur dua ASN, Bontang dua ASN, Kukar satu ASN, Samarinda satu ASN dan Penajam Paser Utara (PPU) satu ASN.

"Untuk pelanggaran satu ASN dari Kukar itu merupakan lintas wilayah. Jadi, dia ASN Kukar, tapi peristiwa pelanggarannya terjadi di Kota Balikpapan," jelasnya.

Saipul Bachtiar menjelaskan, sejauh ini belum ada laporan dari kalangan Kepolisian dan TNI ditemukan melakukan kampanye dan memihak salah satu capres ataupun caleg.

Oleh karena itu, pihaknya selalu mengingatkan kepada kepolisian dan TNI untuk menjaga netralitas di tahun politik ini.

"Tidak hanya mengingatkan kepada kepolisian dan TNI saj, kami juga mengingatkan kepada ASN untuk bersikap netral pada pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang," tegasnya.

Dia menambahkan, ASN yang didapati tidak netral akan diproses sesuai ketentuan, Hal ini berdasarkan  Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Yang menyatakan bahwa ASN dilarang mengadakan kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan terhadap peserta pemilu, sebelum dan sesudah masa kampanye.

Halaman
1234
Penulis: Aris Joni
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved