Pilpres 2019

Sandiaga Uno Sebut Nama Ibu Nurjannah dalam Debat Kelima Pilpres 2019, Siapa Dia?

Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno menilai, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5 persen saat ini sebagai jebakan.

Sandiaga Uno Sebut Nama Ibu Nurjannah dalam Debat Kelima Pilpres 2019, Siapa Dia?
Youtube Najwa Shihab
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di debat kelima Pilpres 2019 

TRIBUNKALTIM.CO - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno menilai, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5 persen saat ini sebagai jebakan.

Ia mengklaim dalam kunjungan kampanye ke berbagai daerah, banyak warga yang mengeluhkan pertumbuhan ekonomi lantaran tak berdampak pada peningkatan kesejahteraan mereka.

Hal itu disampaikan Sandiaga dalam debat kelima Pilpres 2019 yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

"Kami melihat dan mendengar langsung dari masyarakat. Ekonomi bertumbuh sekarang belum dirasakan. Lapangan pekerjaan belum tercipta. Pertumbuhan ekonomi 5 persen dikeluhkan Ibu Nurjanna di Langkat, Sumatera Utara. Ibu Nurjannah bilang sepi pelanggan ke tokonya," ujar Sandiaga.

 

Karena itu, ia mengatakan, pasangan Prabowo-Sandiaga menawarkan pembukaan lapangan pekerjaan seluas-luasnya untuk menyejahterakan masyarakat.

Ia mengatakan sudah selayaknya pertumbuhan ekonomi juga membuka lapangan pekerjaan seluas mungkin. "Pertumbuhan ekonomi harus menumbuhkan lapangan kerja," lanjut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Jokowi: Komoditas Kita Bergantung pada Pasar Luar Negeri

Kedua pasangan calon (paslon) pilpres 2019 tengah melakoni debat pilpres terakhir pada Sabtu (13/4/2019).

Debat tersebut dilaksanakan di Hotel Sultan, Jakarta.

Pada segmen pertama, capres petahana Jokowi memberikan pengakuan soal komoditas Indonesia yang masih bergantung pada pasar luar negeri.

"Komoditas kita bergantung pada pasar luar negeri dan kota sudah terlalu lama mengekspor dalam bentuk mentahan," ujar Jokowi.

Halaman
12
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved