Pilpres 2019

Gara-gara Hal Ini Ratusan WNI di Sydney Tanda Tangani Petisi Minta Pemilu Ulang

Ratusan WNI di Sydney kemudian menandatangani petisi agar diadakan pemilu ulang. Batal memilihnya Ratusan WNI di Sydney

Gara-gara Hal Ini Ratusan WNI di Sydney Tanda Tangani Petisi Minta Pemilu Ulang
Instagram/kpu_ri
Ilustrasi Simulasi penghitungan suara di lingkungan KPU RI untuk Pemilu 2019, Selasa (12/3/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemilu di Indonesia dijadwalkan akan berlangsung pada 17 Mei 2019.  

Namun sebagian Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri telah mulai melakukan pencoblosan sebelum hari tersebut.

Misalnya Pemilu 2019 di Sydney yang dilakukan secara serempak pada Sabtu (13/4/2019)

Namun ratusan WNI yang berada di Sydney, Australia batal memilih dan terpaksa menjadi golongan putih ( golput).

Ratusan WNI di Sydney kemudian menandatangani petisi agar diadakan pemilu ulang.

Batal memilihnya Ratusan WNI di Sydney tersebut lantaran tidak diberikan kesempatan untuk mencoblos.

Kekecewaan massa yang tidak dapat mencoblos ditumpahkan di sosial media.

WNI juga banyak yang mengeluh perihal pelaksanaan pemilu di Sydney di grup Facebook The Rock yang beranggotakan WNI yang tinggal di Australia.

Bahkan, saat ini lebih dari 3.000 WNI sudah menandatangani petisi untuk mendesak pemilu ulang di Sydney.

"Kami sudah melaporkan soal ratusan WNI yang tidak bisa mencoblos ke KPU. Apakah akan dilkukan pemilu tambahan atau tidak kami tunggu keputusan KPU pusat," ujar Heranudin, Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Sydney.

Heranudin mengaku, pihaknya tidak mengantisipasi massa akan membludak.

Halaman
123
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved