Pengeroyokan Siswi SMP

Pengakuan Pelaku #JusticeForAudrey, Sakit Hati Berawal dari Omongan Audrey soal Almarhum Ayah

Dalam preskon, salah satu dari siswi SMA yang dihadirkan memberi keterangan awal mula cerita hingga akhirnya berujung pada kasus yang kini viral

Pengakuan Pelaku #JusticeForAudrey, Sakit Hati Berawal dari Omongan Audrey soal Almarhum Ayah
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Sebanyak tujuh siswi SMA yang terseret dalam kasus penganiayaan siswi SMP menyampaikan klarifikasi didampingi KPPAD Provinsi Kalbar di Mapolresta Pontianak, Jalan Johan Idrus, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (10/4/2019) sore. Mereka menyampaikan permintaan maaf kepada korban dan keluarga korban serta tidak mengakui telah melakukan pengeroyokan perkelahian dilakukan satu lawan satu. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pelaku perundungan terhadap Audrey (14) sempat menggelar konferensi pers di kantor kepolisian Pontianak, Kamis (11/4/2019).

Dalam preskon tersebut, salah satu dari siswi SMA yang dihadirkan memberi keterangan awal mula cerita hingga akhirnya berujung pada kasus yang kini viral.

Menurut salah seorang pelaku, ia dan Audrey sebenarnya merupakan teman dalam satu kumpulan.

Setelah ditelisik, lingkar pertemanan Audrey dan para pelaku berawal melalui sosok yang disebut sebagai kakak sepupu Audrey.

Pertemanan mereka sudah terjalin beberapa tahun sejak mereka masih di sekolah menengah pertama dan perkenalan itu dimulai dari teman pelaku.

"Awalnya saya mempunyai teman dan teman saya itu kenal kakak sepupu Audrey, dan sampai saya dikenalkannya ke Audrey," terang pelaku.

Setelah lama berteman, pelaku dan korban bersinggungan tentang suatu masalah hingga berujung kejadian perundungan.

"Karena emang Audrey emang punya masalah pada teman saya, iya cuma saya yang kenal Audrey, tetapi dia kenal teman saya bernama C," ungkap pelaku di hadapan media.

Pelaku mengaku memiliki dendam dan sakit hati terhadap perkataan korban yang menyinggung soal almarhum ayahnya.

Audrey Tak Pernah Buat Pernyataan Jika Organ Intimnya Dicolok (TribunStyle.com Kolase/TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DESTRIADI YUNAS JUMASANI)

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved