Opini

Menikmati Keheningan dari Hoax

SEMAKIN mendekati hari pelaksanaan Pemilu pada 17 April 2019, semakin banyak informasi dan berita bertebaran di media sosial.

Menikmati Keheningan dari Hoax
HO
DR. Pitoyo. MKom, Praktisi Media dan Pemerhati Komunikasi Antaramanusia 

Mulai 14 April 2019 pukul 00.00, aksi propaganda, kampanye atau sebaran hoax dan berita palsu selayaknya berhenti, biar masyarakat menikmati keheningannya. keheningan massa para penerima pesan di media sosial ini, menjadi punya waktu untuk menimbang, mana informasi yang bear dan yang palsu bahkan bohong.

Di masa tenang ini, massa yang sebenarnya belum memiliki pilihan dapat menyimak secara seksama tanpa pengaruh dari media sosial bahkan tekanan publik, saat berada di media sosial.

NoelleNeumann, menyatakan orang yang diam dalam jagad ramainya informasi, bukan berarti setuju dengan pendapat yang disebarakan. Mereka tetap memiliki pendapat sendiri, namun ada tekanan rasa takut untuk mengekspresikan.

Kelompok diam ini, membutuhkan media yang dapat membantu memberi informasi yang diinginkan. Dalam konteks masa hening inilah, api dan oksigen hoax dan fake news sejatinya masih belum padam, namun akan berangsur berkurang.

Kita tunggu, bagaimana massa diam ini mengambil keputusan, untuk mengetahui bahwa mereka diam selama ini ternyata tidak dapat diabaikan oleh siapapun. Semoga. (*)

Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved