Terpopuler

TERPOPULER - Ratusan WNI di Sydney Tuntut Pemilu 2019 Diulang, Ini Pemicunya!

Ratusan WNI di Sydney kemudian menandatangani petisi agar diadakan pemilu ulang.

TERPOPULER - Ratusan WNI di Sydney Tuntut Pemilu 2019 Diulang, Ini Pemicunya!
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ILUSTRASI Petugas kebersihan melintas di dekat papan sosialisasi Pemilu 2019 di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu (3/4/2019). KPU terus mensosialisasikan kepada masyarakat agar menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019 yang akan dilaksanakan pada 17 April mendatang. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemilu di Indonesia dijadwalkan akan berlangsung pada 17 Mei 2019.  

Sebagian Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri telah mulai melakukan pencoblosan sebelum hari tersebut.

Misalnya Pemilu 2019 di Sydney, Australia yang dilakukan secara serempak pada Sabtu (13/4/2019).

Meski begitu, ratusan WNI yang berada di Sydney batal memilih dan terpaksa menjadi golongan putih (golput).

Ratusan WNI di Sydney kemudian menandatangani petisi agar diadakan pemilu ulang.

Batal memilihnya Ratusan WNI di Sydney tersebut lantaran tidak diberikan kesempatan untuk mencoblos.

Kekecewaan massa yang tidak dapat mencoblos ditumpahkan di sosial media.

WNI juga banyak yang mengeluh perihal pelaksanaan pemilu di Sydney di grup Facebook The Rock yang beranggotakan WNI yang tinggal di Australia.

Bahkan, saat ini lebih dari 3.000 WNI sudah menandatangani petisi untuk mendesak pemilu ulang di Sydney.

"Kami sudah melaporkan soal ratusan WNI yang tidak bisa mencoblos ke KPU. Apakah akan dilakukan pemilu tambahan atau tidak kami tunggu keputusan KPU pusat," ujar Heranudin, Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Sydney.

Heranudin mengaku, pihaknya tidak mengantisipasi massa akan membludak.

Halaman
123
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved