Pengeroyokan Siswi SMP

UPDATE Kasus Audery, Pengeroyokan Siswi SMP di Pontianak Gagal Diversi, Pengacara Jelaskan Alasannya

Pihak kuasa hukum ketiga tersangka, Deni Amirudin, mengungkapkan penyebab gagalnya upaya diversi yang digelar di tingkat Kejaksaan Negeri Pontianak.

UPDATE Kasus Audery, Pengeroyokan Siswi SMP di Pontianak Gagal Diversi, Pengacara Jelaskan Alasannya
Kolase Tribunnews.com
Awkarin bernama lengkap Karin Novilda merupakan seorang selebriti internet asal Indonesia yang aktif di media sosial seperti Instagram dan YouTube, dirinya angkat bicara soal pengeroyokan siswi SMP. 

Sebelumnya diberitakan, upaya hukum diversi penanganan perkara pengeroyokan Audery (14), siswi SMP oleh geng siswi SMA, yang digelar di tingkat Kejaksaan Negeri Pontianak, Kalimantan Barat, kembali gagal, Kamis (18/4/2019).

Ketua Tim Pengacara korban, Daniel Tangkau mengatakan, dalam diversi yang dilaksanakan tersebut, kedua belah pihak kembali bersepakat untuk menyelesaikan perkara ke tingkat pengadilan.

Di tingkat Kejari sudah dilaksanakan diversi, namun sekali lagi mohon maaf.

"Diversi kita gagal, karena kedua belah pihak sepakat untuk lanjut ke pengadilan," kata Daniel, kepada sejumlah wartawan di Kantor Kejaksaan Negeri Pontianak.

Kasus ini memang bergulir sudah beberapa minggu yang lalu, ramai menjadi perbincangan banyak orang. Kasus dugaan penganiayaan terhadap Audrey, siswi SMP di Pontianak bak bola panas.

Kapolda Kalimantan Barat Irjen Didi Haryono saat menjenguk korban dan ibu korban di Rumah Sakit Promedika Pontianak, Jalan Gusti Sulung Lelanang, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (10/4/2019) siang.
Kapolda Kalimantan Barat Irjen Didi Haryono saat menjenguk korban dan ibu korban di Rumah Sakit Promedika Pontianak, Jalan Gusti Sulung Lelanang, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (10/4/2019) siang. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI)

Audrey sebelumnya diberitakan menjadi korban belasan siswi SMA hingga kepalanya dibenturkan dan alat kelaminnya dirusak.

Hasil visum kemudian membantah pemberitaan sebelumnya bahwa Audrey telah diperlakukan secara keji.

Berikut adalah rangkuman peristiwanya:

 1. Pertanyakan Hasil Visum, Kuasa Hukum AU Beberkan Fakta Yang Terjadi Sebenarnya

Satu diantara 7 Kuasa Hukum pihak Audrey (14), Umi Kalsum, yang menjadi korban pengeroyokan dari tiga tersangka membeberkan berbagai fakta.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved