Anggota KPPS Meninggal Usai Bertugas, KPU Akui Tak Ada Petugas Kesehatan Disiagakan di TPS

Duka juga masih menyelimuti KPU Kota Samarinda sebagai penyelenggara Pemilu 2019 di kota Tepian.

Anggota KPPS Meninggal Usai Bertugas, KPU Akui Tak Ada Petugas Kesehatan Disiagakan di TPS
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER DESMAWANGGA
PEMILU 2019 - Anak bungsu almarhum Dany Faturrahman menaburkan bunga di kuburan ayahnya sebagai penghormatan terakhir di pemakaman Kenangan, Jalan Sentosa, Kamis (18/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Meninggalnya anggota KPPS TPS 03 Jalan Biawan, Gang Semangat (10), RT 7, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir, usai menjalankan tugas pada Pemilu 2019 lalu masih meninggalkan duka.

Duka juga masih menyelimuti KPU Kota Samarinda sebagai penyelenggara Pemilu 2019 di kota Tepian.

Ketua KPU Kota Samarinda, Firman Hidayat, menerangkan, setelah mendapatkan kabar mengenai adanya anggota KPPS yang meninggal dunia, dirinya dan ketua KPU Kaltim, Rudiansyah langsung bergegas menuju pemakaman guna memberikan penghormatan terakhir, sekaligus bentuk rasa belasungkawa.

"Kami datang langsung ke pemakaman. Kami juga melakukan penggalangan dana untuk keluarga korban, saat ini penggalangan dana masih berlangsung," ucapnya kepada awak media, Jumat (19/4/2019).

Baca: Meski Survei Unggul, Pengamat Ini Pernah Ingatkan Jokowi Hati-hati, Jangan Terpeleset di Ujung Jalan

Masih Firman menjelaskan, terkait dengan waktu tugas anggota KPPS di TPS, dirinya menilai tidak ada aturan yang mengatur secara rinci mengenai waktu tugas KPPS.

Hanya saja, petunjuk teknis (Juknis) KPU menyatakan perhitungan surat suara tidak boleh dilakukan dengan jeda, harus dilakukan tanpa jeda sampai perhitungan selesai.

"Di juknis KPU menyatakan perhitungan surat suara tanpa jeda, harus tuntas perhitungannya sampai selesai. Tapi, hal ini memang tidak diatur secara rinci," jelasnya.

Namun, tanda-tanda perhitungan surat suara akan memakan waktu lama sudah muncul ketika Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan waktu perhitungan surat suara di TPS ditambah selama 12 jam.

"MK putuskan waktu perhitungan surat suara ditambah selama 12 jam," tuturnya.

Halaman
1234
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved