Diduga Buaya Muara, BKSDA Akan Pindahkan Tangkapan Warga ke Penangkaran Buaya Teritip

Buaya yang ditangkap memiliki ciri berwarna coklat diselingi totol hitam di sekujur bagian atas dan berahang lebar tak lancip.

Diduga Buaya Muara, BKSDA Akan Pindahkan Tangkapan Warga ke Penangkaran Buaya Teritip
TRIBUN KALTIM / NALENDRO PRIAMBODO
Seekor buaya sepanjang 1,5 meter ditangkap warga di bawah kolong rumah warga jalan AM Sangadji, gang 1, Samarinda, Jumat (19/4/2019). 

Laporan Wartawan, Tribunkaltim.co, Nalendro Priambodo

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam, (BKSDA) Kaltim, Sunandar Trigunajasa, menurunkan personelnya mengamankan buaya sepanjang 1,5 meter yang ditangkap warga di Jalan AM Sangaji, Samarinda, Jumat (19/4/2019).

Buaya yang ditangkap memiliki ciri berwarna coklat diselingi totol hitam di sekujur bagian atas dan berahang lebar tak lancip.

Walaupun harus mengecek kepastian fisik, dari laporan dan foto buaya tangkapan yang Tribunkaltim kirimkan padanya, dia menduga, buaya itu berjenis buaya Muara (Crocodylus porosus).

"Saya belum bisa pastikan. Sepertinya kalau ini buaya muara," kata Sunandar, Jumat (19/4/2019) dikonfirmasi melalui sambungan telepon saat berada di Jawa Timur.

Buaya Muara memiliki persebaran luas mulai Teluk Benggala, Indonesia dan Australia. Habitat buaya ini, mulai di sungai sampai muara sungai berair payau dan asin.

Meski begitu, Sunandar masih harus menelaah, apakah sungai Karang Mumus termasuk salah satu habitat Buaya Muara.

Sunandar tak menampik, terkadang buaya muara beberapa kali dilaporkan warga berada di Sungai Karang Mumus.

"Agak jarang, beberapa kali ini ada laporan, dikatakan sering tidak," ujarnya.

"Kita cermati, kadang ada di hulunya sungai Mahakam, kadang bisa ke sungai lainnya," kata Sunandar.

Halaman
1234
Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved