Pemilu 2019

Pakar Psikologi Forensik Bandingkan Wajah Lesu Sandiaga dengan Hillary, Churchill, dan Bung Karno

Pakar psikologi forensik, Reza Indragiri Amriel menuturkan banyak informasi yang menyebutkan bahwa Sandiaga dikabarkan sakit, ini perbandingan dg lain

Pakar Psikologi Forensik Bandingkan Wajah Lesu Sandiaga dengan Hillary, Churchill, dan Bung Karno
Kompas.com
Calon Presiden RI, Prabowo Subianto akhirnya tampil bersama calon Wakil Presiden RI, Sandiaga Uno, Kamis (18/4/2019) sore. Keduanya tampil mendeklarasikan klaim kemenangan dalam Pilpres Pemilu 2019, atas pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. 

TRIBUNKALTIM.CO - Calon Wakil Presiden atau cawapres Nomor Urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno terlihat lesu dan jarang tersenyum saat Prabowo Subianto mengumumkan deklarasi klaim kemenangan Pilpres dalam Pemilu 2019.

Ya, deklarasi klaim kemenangan Pemilu 2019 mereka sebagai Presiden dan Wakil Presiden, Kamis (18/4/2019) sore.

Menanggapi hal ini pakar psikologi forensik, Reza Indragiri Amriel menuturkan banyak informasi yang menyebutkan bahwa Sandiaga dikabarkan sakit karena kecapekan sehingga ia terlihat lesu.

Wajar sebenarnya. Kampanye di ribuan lokasi boleh jadi mengorbankan keteraturan tidur, pola makan, dan kebiasaan-kebiasaan positif lainnya.

"Tubuh pun akhirnya tidak lagi mau diajak berkompromi. Enough is enough. Jatuh sakitlah si empunya badan," kata Reza, Jumat (19/4/2019)

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) bersama Cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai pendukung mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019 kepada awak media di kediaman Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019). Prabowo kembali mendekalarasikan kemenangannya versi real count internal BPN sebesar 62 persen.
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) bersama Cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai pendukung mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019 kepada awak media di kediaman Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019). Prabowo kembali mendekalarasikan kemenangannya versi real count internal BPN sebesar 62 persen. (ANTARA FOTO/Ind Eko Suwarso)

Ia menjelaskan Sandiaga yang ternyata juga bisa sakit sebenarnya tidak berbeda dengan Hillary Clinton.

Kontestan dari Partai Demokrat itu bahkan terkapar dan harus menjalani bed rest pada masa seputar Pilpres Amerika Serikat di tahun 2016.

Konsekuensinya runyam. Trump mempertanyakan ketahanan dan kelayakan Hillary.

"Baik secara fisik maupun mental, untuk menduduki kursi presiden negara adidaya itu," paparnya.

Tidak melulu kondisi fisik yang terganggu, kata Reza, gangguan psikologi nan serius juga diderita oleh sekian banyak pemimpin besar.

Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat memberikan pernyataan politik usai keluarnya hasil perhitungan suara cepat di Kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019). Prabowo menyatakan bahwa hasil exit poll internal tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) pada 5000 TPS dirinya unggul dari pasangan Joko Widodo dan Maruf Amin.
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat memberikan pernyataan politik usai keluarnya hasil perhitungan suara cepat di Kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019). Prabowo menyatakan bahwa hasil exit poll internal tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) pada 5000 TPS dirinya unggul dari pasangan Joko Widodo dan Maruf Amin. (Tribunnews/Jeprima)
Halaman
123
Editor: Budi Susilo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved