Hari Kartini 2019: Sisi Lain RA Kartini, Kisah Cinta, serta Kontroversi soal Poligami & Kematiannya

RA Kartini menjadi inspirasi bagi banyak orang. Selain jadi insiprasi, kisah RA Kartini juga ternyata masih diliputi sejumlah kontroversi.

Hari Kartini 2019: Sisi Lain RA Kartini, Kisah Cinta, serta Kontroversi soal Poligami & Kematiannya
Tribunkaltim.co/Fiy
10 Kumpulan Kutipan Kartini yang Bisa Memotivasi Kaum Hawa, Jangan Mengeluh hingga Harus Mandiri 

TRIBUNKALTIM.CO - Hari Kartini diperingati setiap tanggal 21 April.

Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964, yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional sekaligus menetapkan hari lahir Kartini, tanggal 21 April, untuk diperingati setiap tahun sebagai hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini.

Hari Kartini juga diperingati sebagai bentuk penghormatan pada tokoh perempuan bernama Raden Ajeng Kartini atau RA Kartini yang telah berjuang untuk mendapatkan kesetaraan hak perempuan dan laki-laki di masa lalu.

Raden Ajeng Kartini atau RA Kartini juga dikenal sebagai tokoh emansipasi wanita.

Kisah RA Kartini juga menjadi inspirasi bagi banyak orang, khususnya bagi kaum wanita.

Yang tak kalah menarik, kisah RA Kartini juga ternyata masih diliputi sejumlah kontroversi.

Berikut beberapa hal tentang RA Kartini yang sudah dirangkum TribunKaltim.co dari wikipedia dan berbagai sumber lainnya.

Raden Ajeng Kartini atau RA Kartini

Raden Ajeng Kartini atau RA Kartini lahir di Jepara, Hindia Belanda, 21 April 1879 – meninggal di Rembang, Hindia Belanda, 17 September 1904 pada umur 25 tahun)

Raden Ajeng Kartini atau RA Kartini adalah seorang tokoh Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia.

Halaman
1234
Penulis: Doan Ebenezer Pardede
Editor: ade mayasanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved