Gubernur: Kaltara akan Jadi Sumber Energi Terbesar di Asia Tenggara

Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-6 Kalimantan Utara tidak cukup hanya upacara yang digelar di Lapangan Agatis, Tanjung Selor, Bulungan, Senin (22/4)

Gubernur: Kaltara akan Jadi Sumber Energi Terbesar di Asia Tenggara
TribunKaltim.Co/Muhammad Arfan
Prosesi pemotongan tumpeng peringatan Hari Jadi ke-6 Kalimantan Utara di DPRD Kalimantan Utara, Senin (22/4/2019). 

 TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-6 Kalimantan Utara tidak cukup hanya upacara yang digelar  di Lapangan Agatis, Tanjung Selor, Bulungan, Senin (22/4/2019), namun juga pemotongan tumpeng.

Pemotongan tumpeng ini digelar di DPRD Kalimantan Utara yang dilakukan  Gubernur Irianto Lambrie dan Wagub Udin Hianggio, kemudian diberikan kepada Ketua DPRD Marten Sablon dan Wakil Ketua DPRD Abdul Djalil Fatah.

Prosesi pemotongan tumpeng ini menjadi tontonan tamu undangan yang hadir, baik dari unsur pimpinan Brigif Bulungan Cakti maupun yang mewakili Kapolda Kalimantan Utara. Termasuk tokoh  masyarakat dan sejumlah aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Kalimantan Utara.

Nasi tumpeng pertama dipotong Irianto Lambrie kemudian diserahkan kepada Ketua DPRD Marten Sablon. Demikian juga Wagub Udin Hianggio juga memberi potongam tumpeng kepada Wakil Ketua DPRD Abdul Djalil Fatah.

Dirbinmas Polda Kalimantan Utara Kombes Pol Mohammad Yamin Sumitra tampak memberikan potongan tumpeng kepada Ketua Bawaslu Kalimantan Utara Siti Nuhriyati.

Sebelum pemotongan tumpeng, dilaksanakan Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Ulang Tahun ke-6 Kalimantan Utara. Dalam sambutannya, Gubernur Irianto menyampaikan sejumlah rencana pembangunan  ke depan. Salah satunya niat provinsi ini menjadi sumber energi terbesar di Asia Tenggara.

"Pada 31 Oktober 2018, konsorsium PT Kayan Hidro Energi dan China Power telah menandatangani kontrak pembangunan konstruksi PLTA Sungai Kayan. Mari berdoa agar berjalan lancar setiap tahapannya. Pemahaman masyarakat juga penting untuk percepatan realisasinya," kata Irianto.

PLTA Sungai Kayan atau PLTA Besahan di Kabupaten Bulungan akan menghasilkan listrik sebesar 9.000 MW dari lima bendungan. Saat ini yang dikebut agar segera masuk tahap konstruksi adalah bendungan tahap I berkapasitas 900 MW.

Selain itu, pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning dan Kota Baru Mandiri Tanjung Selor adalah proyek strategis nasional dan daerah yang tengah diseriusi.

Irianto mengatakan, pembangunan dua proyek tersebut relatif butuh waktu 5-10 tahun ke depan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved