Isra Miraj

PANGDAM VI/MLW: Momentum Isra Mi'raj Untuk Berhijrah Menjadi Lebih Baik Dalam Menjalankan Sholat

Diawali dengan senandung irama Hadrah dari Yon Zipur 17 Ananta Dharma dan dilanjutkan dengan lantunan pembacaan Ayat Suci Al Qur'an

PANGDAM VI/MLW: Momentum Isra Mi'raj Untuk Berhijrah Menjadi Lebih Baik Dalam Menjalankan Sholat
HO - Pendam VI/Mlw
Pangdam VIMlw Mayjen TNI Subiyanto menyampaikan, peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum peristiwa tentang perjalanan Rasulullah Muhamad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa pada 27 Rajab. 

Hal itu terkait dengan beberapa peristiwa yang diceritakan dalam Qur’an seperti kelahiran Nabi Isa AS dari Siti Maryam yang tidak memiliki bapak,

Pemuda yang tidur selama 309 tahun dalam surat Al Kahfi, Nabi Yunus AS di telan ikan selama 40 hari 40 malam,

Nabi Ibrahim AS dibakar tetapi api yang sifatnya panas berubah menjadi dingin karena perintah Allah SWT dan kisah Isra Mir’aj Nabi Muhamad SAW menghadap Allah SWT menembus lapisan langit ke tujuh.

Melaksanakan sholat akan menjauhkan diri dari penyakit hati yaitu iri dan dengki karena kita berdzikir sedikitnya 165 kali sehari.

Pangdam berharap agar momentum ini menjadi langkah yang terbaik agar bisa hijrah untuk taat menjalani sholat lima waktu untuk meningkatkan kinerja.
Pangdam berharap agar momentum ini menjadi langkah yang terbaik agar bisa hijrah untuk taat menjalani sholat lima waktu untuk meningkatkan kinerja. (HO - Pendam VI/Mlw)

Sholat merupakan perwujudan 5 dimensi spritual yang dilaksanakan oleh setiap manusia yaitu tilawah, gerak, dzikir, berpikir dan Doa.

Dalam berbagai penelitian Science, sholat dapat mencegah berbagai penyakit, seperti stroke, hipertensi dan berbagai penyakit serta dapat meningkatkan kesehatan dan melancarkan peredaran darah.

Pada saat kita sujud maka posisi tersebut yang berdasarkan penelitian para ahli akan membagi asupan nutrisi pada otak,

Karena hal tersebut membantu peredaran darah kita yang sebagian besar terdiri dari air sehingga mencegah terjadinya stroke atau tekanan darah tinggi apabila melaksanakan tata cara takbir yang benar."  Jelas Sartono. (Pendam VI/Mlw)

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved