Sekda Tohar Sebut 6 Cagar Budaya di PPU, Ini Lokasinya

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata PPU melaksanakan sosialisasi dan implementasi UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya

Sekda Tohar Sebut 6 Cagar Budaya di PPU, Ini Lokasinya
TribunKaltim.Co/Heriani AM
Sosialisasi dan implementasi UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan UU nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan di Ruang Pertemuan lantai 3 Kantor Bupati PPU, Senin (22/4/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Untuk  mempertahakan warisan budaya, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata melaksanakan sosialisasi dan implementasi UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, dan UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, Senin (22/4/2019, di Aula Lantai III Kantor Bupati.

Diikuti sekitar  50 peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan, kelurahan dan desa se- PPU.

Kepala Disbudpar Tita Deritayati mengatakan, tujuan kegiatan ini agar pemerintah kecamatan dan kelurahan/desa bisa menginventarisasi dan mendokumentasikan potensi cagar budaya yang ada di daerahnya demi kemajuan kebudayaan.

"Harapannya kegiatan ini dapat menambah informasi terkait data-data cagar budaya, baik itu perda maupun non perda," kata Tita.

Sekretaris Daerah PPU, Tohar saat membuka sosialisas ini mengajak peserta untuk mengingat dari mana kita berasal.

"Yang pertama, agar sampai kepada tujuan sosialisasi dan implementasi UU ini, mari kita sedikit flash back terkait diri kita dan saya ingin mencoba apa yang akan kita ungkap melalui sosialisasi ini," katanya.

Menurut Tohar, karena manusia diciptakan sebagai makhluk sosial, maka hasil interaksi antara satu dan lainnya  yang akhirnya menciptakan kebudayaan.

"Budaya itu baik, halus, lembut, lemes, semua orang suka. Maka dari itu, melalui sosialisasi ini, ayo kita sebagai makhluk sosial, yang tumbuh bersama budaya untuk mengetahui cagar budaya apa yang harus dijaga. Kemudian ending dari dari UU No 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan, kita harus bisa mengidentifikasi jenis-jenis budaya yang ada di lingkungan kita," lanjutnya.

Saat ini, tercatat 6 cagar budaya yang ada di Kabupaten PPU, yakni Meriam tipe IA 120 MM AA yang ada di Kelurahan Gunung Seteleng, makam keluarga Kerajaan Paser di kuburan lama Longpon, Kelurahan Waru, bunker di Kelurahan Penajam, bangunan mesjid lama Al-Ula di Kelurahan Nenang, kompleks makam keluarga Aji Raden di Desa Sesulu dan alat musik tradisional di Kelurahan Sepan yang usianya lebih dari 100 tahun milik Muna.

Sosialisasi dan implementasi ini menghadirkan 3 pemateri yakni Kepala Disbudpar Kabupaten PPU, Tita Deritayati, Plt Badan Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur, Budi Sudarman dan Arkeolog dari Badan Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur, Bayu. (*)

Halaman
12
Penulis: Heriani AM
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved