Begini Kisah Pilu Ernawati, Korban Tewas Kecelakaan Tanjakan Maut Jalan MT Haryono

Kisah Pilu Ernawati, Korban Tewas Kecelakaan Tanjakan Maut Jalan MT Haryono. Setiap jam istirahat kerja selalu pulang untuk mengurus bayinya

Begini Kisah Pilu Ernawati, Korban Tewas Kecelakaan Tanjakan Maut Jalan MT Haryono
tribunkaltim.co/Muhammad Fachri Ramadhani
Ipar korban, Bambang menunjukkan foto almarhumah Ernawati semasa hidup lewat telepon genggamnya. Di sampingnya ada Imam, suami korban tengah mendekap erat anak pertamanya, Rafi (6). Selasa (23/4/2019) Tribunkaltim.co menyambangi rumah duka korban laka maut di tanjakan Mazda Balikpapan di Jalan Ranah Sari Blok A, Batu Ampar Balikpapan Utara, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Suara adzan terdengar sayup-sayup dari luar rumah yang terletak di Jalan Ranah Sari Blok A, Batu Ampar Balikpapan Utara, Kalimantan Timur.

Ia saling mengisi dengan bunyi hempasan air hujan yang jatuh bergantian di atas genting.

Tampak seorang ayah lagi bersila sembari mendekap erat bocah laki-laki berumur 6 tahun.

Anak itu mengular pasrah di tubuh pria berperawakan gempal itu.

Tak ada air mata maupun tangisan.

Barangkali mereka hanyut dibawa hujan dan teduhnya lantunan adzan.

Yang tampak hanyalah sebuah pelukan yang dalam menutupi kesedihan.

"Makan dulu, nak," bisik Imam sambil mengaduk mie dan bakso yang ada dalam mangkuk di hadapannya, persis di telinga sebelah kiri anaknya.

Tak ada anggukkan atau gelengan kepala apalagi suara dari anak laki-laki itu.

Muhammad Rafi namanya, ia malah semakin kuat mencengkram tubuh ayahnya.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved