Hari Kartini

Kiprah 'Kartini' Kaltim: Ivana Yuristira, Hobi yang Bisa Menghasilkan Uang

PEMILIK Studi Jahit Samarinda dan Balikpapan, Ivana Yuristira memaknai emansipasi wanita di masa sekarang sangat khususnya di dunia kerja.

Kiprah 'Kartini' Kaltim: Ivana Yuristira, Hobi yang Bisa Menghasilkan Uang
Tribun Kaltim
Dua perempuan yang sukses berwirausaha dibidang fashion berbagi pengalaman di sebuah acara di Hotel Aston Samarinda 

TRIBUNKALTIM.CO - PEMILIK Studi Jahit Samarinda dan Balikpapan, Ivana Yuristira memaknai emansipasi wanita di masa sekarang sangat khususnya di dunia kerja.

Perempuan 25 tahun ini menilai, Kartini zaman now haruslah independen dan cerdas.

INDEPENDEN yang Ivana maksud adalah mandiri. Ia bisa bersenang-senang laiknya lelaki, memperoleh pendidikan tinggi dan mengasah bakat, termasuk tak terlalu tergantung khususnya keuangan dari orang lain.

Kiprah Kartini Kaltim: Farah Flamboyang Tinggalkan Dunia Kontraktor demi Anak Autis

Memperingati Hari Kartini, Pertamina Beri Diskon Bright Gas, Berikut Syaratnya

Bahkan, perempuan yang terkenal karena kemampuannya membuat berbagai desain hiasan payet di busana wanita ini mengaku, dewasa ini hampir tak ada batasan bagi kaum hawa menghasilkan uang dari hobinya.

Contohnya, perempuan yang hobi berbelanja tak sekadar jadi konsumen, melainkan bisa kembangkan bakat menaksir personal shopper baik untuk review perusahan atau usaha pribadi.

Kemeriahan perayaan Hari Kartini di Bandara SAMS Sepinggan, Minggu (21/4/2019)
Kemeriahan perayaan Hari Kartini di Bandara SAMS Sepinggan, Minggu (21/4/2019) (tribunkaltim.co/Zainul)

Atau bisa juga, jika dia hobby kuliner, bisa mengembangkan bisnis kuliner atau menjadi vloger yang menghasilkan uang.

"Sekarang perempuan bisa maju satu step ketimbang lelaki. Karena dia bisa fokus dan selektif dengan detail," ucapnya. "Enaknya perempuan ini, bisa berkarier dari hobinya," lanjutnya.

Kisah Sedih Soesalit, Putra RA Kartini yang Tak Kenal Ibunya, Sejak Kecil Diasuh Kakak Tiri

Ivana yang kini memiliki dua rumah produksi busana wanita di Samarinda dan Balikpapan, mengaku, walaupun peluang usaha perempuan di dunia fashionpreneuer terbuka lebar di Kaltim, perempuan zaman now harus mampu mengasah kemampuan dan tak mudah menyerah.

Jebolan Teknik Industri Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta ini mengaku dunia fashion wanita memiliki banyak produk dan bakal terus tumbuh karena selalu berubah mengikuti mode.

"Produk fashion permoaun ini dari ujung kepala sampai ujung kaki," katanya.

Halaman
123
Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved