Narkotika Mulai Masuk di Desa dan Kampung, Ini Antisipasi BNNP Kaltim

Puluhan peserta mengikuti pelatihan kader pemberdayaan masyarakat desa. Kegiatan pelatihan itu diselenggarakan Balai Latihan Masyarakat, Banjarmasin,

Narkotika Mulai Masuk di Desa dan Kampung, Ini Antisipasi BNNP Kaltim
TribunKaltim.Co/HO
Puluhan peserta mengikuti pelatihan kader pemberdayaan masyarakat desa. Kegiatan pelatihan itu diselenggarakan Balai Latihan Masyarakat, Banjarmasin, di Hotel Amaris Samarinda 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Puluhan peserta mengikuti pelatihan kader pemberdayaan masyarakat desa.

Kegiatan pelatihan itu diselenggarakan Balai Latihan Masyarakat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 22-27 April 2019, dan  diikuti sekitar  96 peserta, yang digelar di Hotel Amaris Samarinda.

Selain diberi materi seputar pemberdayaan masyarakat desa, serta pengelolaan badan usaha milik desa, para peserta juga diberi materi mengenai pencegahan narkotika.

Kabid Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim, AKBP H Tambupolon menilai, materi tentang bahaya dan pemberantasan narkotika sangat perlu diberikan kepada peserta, mengingat saat ini peredaran anrkoba tidak hanya terjadi di kawasan perkotaan saja, melainkan telah masuk hingga ke kawasan desa.

"Tidak hanya di kota saja, tapi sudah masuk hingga ke desa, ke kampung-kampung. Bahkan ada beberapa desa yang menjadi basis peredaran narkotika," ucapnya, Selasa (23/4/2019).

"Jadi mereka juga bertanggung jawab atas desanya masing-masing. Mereka juga harus turut serta dalam pemberantasan narkotika di desa," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kaltim, Jauhar Efendi menilai, peserta yang ikut pelatihan merupakan orang-orang yang punya niat tulus membangun desa.

"Mereka ini orang-orang yang punya niat tulus membangun desa. Mereka punya kepedulian, peduli di semua aspek bidang," tuturnya.

Terkait dengan penyalahgunaan narkotika yang sudah sampai ke desa-desa, dirinya pun menyambut baik materi yang diberikan BNNP Kaltim. Menurutnya,  bekal itu penting didapatkan setiap peserta, guna dapat menjadi pelopor di desanya terkait dengan pemberantasan narkotika.

"Setiap masa tantangannya berbeda-beda, sekarang ini luar biasa peredaran dan penyalahgunaan narkoba, dengan materi ini mereka bisa tangkap pengedar narkoba yang masuk ke desanya," harapnya.

Halaman
12
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved