Tak Nikmati Uang Hasil Korupsi, Eks Sekjen Golkar Idrus Marham Dijatuhi Vonis Tiga Tahun Penjara

Eks Sekjend Golkar, Idrus Marham dijatuhi vonis 3 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Jakarta. Idrus Marham dinyatakan menerima suap proyek PLTU

Tak Nikmati Uang Hasil Korupsi, Eks Sekjen Golkar Idrus Marham Dijatuhi Vonis Tiga Tahun Penjara
Kompas.com/ABBA GABRILLIN/Dok.Tribunnews
Mantan Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham ditahan seusai diperiksa di Gedung KPK Jakarta, Jumat (31/8/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO - Idrus Marham, eks Sekjend Partai Golkar divonis akhirnya dijatuhi vonis 3 tahun penjara.

Selain kurungan selama 3 tahun,  Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta juga menjatuhkan sanksi denda Rp 150 juta, subsider 2 bulan kurungan terhadap Idrus Marham.

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menyatakan Idrus Marham terbukti bersalah menerima suap proyek PLTU Riau-1 sebesar Rp 2,25 Miliar.

Suap diperoleh dari pengusaha Johanes Budisutrisno Kotjo.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Idrus Marham telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama," kata hakim ketua Yanto, saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menyebutkan hal yang memberatkan perbuatan terdakwa Idrus Marham.

Yakni tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi dan terdakwa tidak mengakui perbuatan.

Mantan Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (15/1/2019).
Mantan Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (15/1/2019). (KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN)

Sedangkan, alasan meringankan, Idrus Marham berlaku jujur, sopan dalam persidangan.

Tidak menikmati uang hasil korupsi dan tidak pernah dihukum.

Atas perbuatan itu, Idrus Marham bersalah melanggar Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved