Breaking News:

Ani Yudhoyono Kini Tampak Lebih Kurus dan Pucat, Sutopo Bagi Tips untuk Menenangkan Hati

Dalam foto-foto,tampak Ani Yudhoyono terlihat berwajah pucat dan lebam, bahkan tubuhnya pun terlihat bertambah kurus.

Editor: Doan Pardede
Kolase Instagram
Sebagai sesama penyintas kanker, Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho membagikan tips kesehatan untuk Ani Yudhoyono. 

"Coba untuk meditasi untuk menenangkan hati."

"Jadi tetap semangat Ibu. Jalani semua dengan sabar dan ikhlas. Ibu tidak sendirian. Kami survivor kanker selalu mendoakan ibu. Kita sama-sama saling menguatkan."

"Semoga Ibu cepat sembuh dan bisa berkumpul kembali dengan keluarga. Semangat ya Bu Ani SBY," pungkas Sutopo.

Selain ikan gabus yang disarankan Sutopo, ternyata jengkol juga bisa jadi penyelamat Ani Yudhoyono.

Jengkol disebut 10 ribu kali lebih kuat dibanding kemoterapi!

Wah, siapa sangka kalau makanan berbau menyengat ini punya kandungan luar biasa?

Sehingga selain ikan gabus, Ani Yudhoyono juga disarankan mengonsumsi jengkol selama pengobatan leukimia.

Berikut faktanya:

Beberapa waktu lalu, beredar berita kalau jengkol ternyata 10 ribu kali lebih efektif melawan kanker dibanding kemoterapi.

Dilansir dari Nakita.ID, lembaga kesehatan Swedia, Institute of Health Sciences, memang menyatakan jika jengkol memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik.

Tak hanya mengandung protein, kalsium, fosfor dan zat besi, jengkol juga mengandung banyak vitamin.

Seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C.

Senyawa yang terdapat dalam jengkol inilah yang bisa memberi manfaat pada tubuh termasuk membunuh sel kanker.

Pernyataan ini pun lantas diperkuat dengan hasil penelitian dari Universitas Sains Malaysia.

Di mana penelitian ini dibuat untuk menunjukkan pengaruh ekstraksi jengkol dalam menghambat pertumbuhan penyakit seperti kanker, peradangan kronis di sistem imun dan diabetes.

Hasilnya, ekstraksi jengkol mengandung begitu banyak antioksidan.

Saat diuji cobakan pada sel-sel tikus, penelitian ini menunjukkan hasil yang sangat positif.

Dimana ekstrak jengkol bisa memperlambat pertembuhan sel kanker dan penyakit lain yang menyebabkan peradangan dalam tubuh.

Selain itu, penelitian lain dari Institute of Health Sciences juga membenarkan bila senyawa ini 10.000 kali lebih baik dari produk adriamycin, obat kemoterapi.

Jengkol terbukti secara sains memiliki dua manfaat untuk manusia dalam menghadapi sel kanker.

Pertama, jengkol bisa memperlambat pertumbuhan sel kanker.

Kedua, jengkol mampu melawan sel kanker yang telah terlanjur tumbuh.

Hal ini bisa menjadi alternatif pengobatan untuk kanker.

Hingga saat ini, manfaat jengkol untuk alternatif pengobatan untuk kanker pun masih terus dikembangkan oleh para peneliti.

Tak hanya melawan kanker, jengkol juga sangat baik dikonsumsi untuk penderita penyakit lainnya.

Misalnya peradangan pada lambung, penyakit infeksi cacing di saluran pencernaan, diabetes hingga mencegah anemia.

Namun perlu diingat, meskipun memiliki sejumlah manfaat tetapi konsumsi jengkol juga tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

Harus diikuti dengan konsumsi air putih yang banyak karena jengkol mengandung asam, yang dapat mempengaruhi kinerja ginjal jika terlalu banyak. Lena Astari

Baca juga :

Ketahui Gejala Alergi yang Sering Tak Disadari, Agar Mudah Diobati

Waduh! Jago Bikin Obat, Profesor Ilmu Farmasi di Jepang Ini Ajari Muridnya Bikin Ekstasi

UPDATE Kondisi Ani Yudhoyono, Kemoterapi Terpaksa Dihentikan dan Transfusi Darah Hampir Tiap Hari

Annisa Pohan Ungkap Progres Treatment Marathon Ani Yudhoyono; 'Kondisi Terkini Tidak se-fit di Awal'

Ternyata Ini Alasan Pramono Edhie Cocok Donor Sumsum Tulang Belakang untuk Ani Yudhoyono

Likes Fanpage Facebook:

Follow Twitter:

Follow Instagram:

Subscribe Official Channel YouTube:

Artikel ini telah tayang di intisari.grid.id dengan judul Sutopo Sarankan Ibu Ani Makan Ikan Gabus: Ternyata Ikan Gabus Ini Punya Manfaat Ajaib Bagi Pasien yang Jalani Operasi dan di Sajiansedap.grid.id dengan judul "Selain Ikan Gabus, Jengkol Bisa Jadi Penyelamat Nyawa Ani Yudhoyono Karena 10 Ribu Kali Lebih Kuat Dibanding Kemoterapi!

Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved